
Ilustrasi nyeri lutut (Freepik)
JawaPos.com - Keluhan nyeri lutut masih kerap dianggap sepele oleh banyak perempuan. Padahal secara medis, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian lebih serius.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu ini melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran, khususnya bagi perempuan usia produktif yang rentan mengalami gangguan tulang dan sendi.
Di tengah aktivitas yang padat, banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus, mulai dari pekerjaan profesional hingga aktivitas fisik sehari-hari. Namun, tanpa disadari, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem muskuloskeletal yang berkembang secara perlahan sejak usia muda.
Gejala seperti nyeri saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau rasa tidak nyaman saat berolahraga sering dianggap wajar. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa menjadi sinyal awal adanya masalah pada sendi atau ligamen yang membutuhkan evaluasi medis.
Dokter Spesialis Ortopaedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang, dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, menjelaskan bahwa perempuan memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis.
“Secara medis, perempuan memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa gangguan muskuloskeletal tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis," ujarnya kepada wartawan, Minggu (26/4).
Hal ini, kata dr. Yudi, dipengaruhi oleh kombinasi faktor hormonal perempuan seperti peran estrogen terhadap kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh.
"Karena itu, keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini,” tegasnya.
Ia menambahkan, keterlambatan dalam penanganan dapat memperburuk kondisi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, deteksi dini menjadi kunci penting untuk menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022