Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 17.53 WIB

Bukan Sekadar Tanda Menua! Berjalan Menyeret Kaki Sering Dianggap Normal, Ternyata Bisa Menjadi Sinyal Bahaya bagi Kesehatan Tubuh dan Risiko Cedera Serius

Bukan Sekadar Tanda Menua: Gaya Berjalan Menyeret Kaki yang Sering Dianggap Normal Ini Ternyata Bisa Menjadi Sinyal Bahaya Tersembunyi bagi Kesehatan Tubuh dan Risiko Cedera Serius (CANVA) - Image

Bukan Sekadar Tanda Menua: Gaya Berjalan Menyeret Kaki yang Sering Dianggap Normal Ini Ternyata Bisa Menjadi Sinyal Bahaya Tersembunyi bagi Kesehatan Tubuh dan Risiko Cedera Serius (CANVA)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak perubahan dalam tubuh yang kerap dianggap wajar. Mulai dari tenaga yang berkurang hingga gerakan yang tidak lagi secepat dulu. Namun, tidak semua perubahan tersebut bisa langsung dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan.

Ada tanda-tanda tertentu yang sering diabaikan karena terlihat “biasa saja”, padahal sebenarnya menyimpan pesan penting dari tubuh. Salah satunya adalah perubahan cara berjalan—khususnya kebiasaan menyeret kaki yang sering diasosiasikan dengan orang lanjut usia.

Menurut Linda Melone yang bersumber dari YourTango, gaya berjalan menyeret kaki bukanlah sesuatu yang sepenuhnya normal. Justru, hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang lebih dalam, baik secara fisik, neurologis, maupun faktor lingkungan yang tidak disadari.

Berikut penjelasan lengkap yang perlu dipahami:

1. Perubahan Cara Berjalan Bisa Menjadi Sinyal Tubuh, Bukan Sekadar Kebiasaan

Banyak orang menganggap langkah yang lebih pendek atau kaki yang sedikit diseret sebagai bagian alami dari penuaan. Padahal, kondisi ini sering kali merupakan respons tubuh terhadap penurunan kemampuan tertentu, seperti keseimbangan atau kekuatan otot.

Tubuh secara otomatis mencoba mengurangi risiko jatuh dengan memperpendek langkah dan memperlebar pijakan. Namun, jika dibiarkan, pola ini justru berkembang menjadi kebiasaan berjalan yang tidak stabil dan berisiko.

Dengan kata lain, perubahan kecil dalam cara berjalan bisa menjadi sinyal awal bahwa tubuh sedang beradaptasi terhadap kelemahan tertentu yang perlu diperhatikan lebih serius.

2. Risiko Jatuh Meningkat dan Bisa Berakibat Fatal

Gaya berjalan menyeret kaki membuat seseorang lebih mudah tersandung, bahkan pada permukaan yang terlihat aman. Karpet yang sedikit terangkat, lantai yang tidak rata, atau ambang pintu bisa menjadi pemicu jatuh.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore