Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 04.20 WIB

Vaksinasi Anak Penting Cegah Penyakit Berbahaya, Dokter Ingatkan Jangan Sampai Terlewat

ILUSTRASI. Sejumlah balita menerima vaksinasi di Rumah Vaksinasi, Jakarta, Sabtu (20/09/2025). (Hanung Hambara/Jawapos) - Image

ILUSTRASI. Sejumlah balita menerima vaksinasi di Rumah Vaksinasi, Jakarta, Sabtu (20/09/2025). (Hanung Hambara/Jawapos)

JawaPos.com - Vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Melalui imunisasi, tubuh dapat membangun sistem kekebalan terhadap sejumlah penyakit seperti campak, difteri, pertusis, hingga polio.

Organisasi kesehatan dunia atau WHO bahkan menyebut imunisasi sebagai salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif. Secara global, vaksin diperkirakan mampu mencegah sekitar 3,5 hingga 5 juta kematian setiap tahun dari berbagai penyakit menular.

Dengan hal ini, dr. Dirga Sakti Rambe yang merupakan vaksinolog sekaligus internis serta Chief Medical Advisor Imuni, menegaskan bahwa vaksinasi pada anak masih menjadi salah satu langkah pencegahan paling penting terhadap berbagai penyakit berbahaya.

Hal ini disampaikannya dalam buka puasa penyedia layanan kesehatan preventif di Indonesia Bumame bersama dengan awak media di Jakarta pada Kamis (12/3).

Vaksinasi pada anak sangat krusial karena banyak penyakit serius yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi lengkap sejak usia dini. Dalam beberapa kasus, vaksinasi pada orang dewasa lebih bersifat sebagai booster, dengan asumsi bahwa vaksinasi dasar lengkap sudah dilakukan saat masih kanak-kanak,” jelas dr. Dirga.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan sikap pada sebagian orang tua, terutama dari generasi milenial, yang semakin aktif dan sadar dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih ditemui. Di wilayah perkotaan, kesibukan orang tua sering menjadi salah satu penyebab tertundanya jadwal vaksinasi anak, meskipun tingkat kesadaran terhadap pentingnya imunisasi semakin meningkat.

Selaras dengan ini, Bumame bekerjasama dengan penyedia layanan vaksinasi anak, Imuni memiliki layanan vaksinasi anak dengan sistem walk-in di Klinik Bumame. Layanan tersedia di Bumame BSD sejak 9 Februari 2026, dan akan diperluas ke Bumame TB Simatupang serta Bumame Cideng mulai 24 Maret 2026.

Selain itu, Bumame sendiri terus memperluas cakupan layanannya untuk mendukung kebutuhan kesehatan keluarga, terutama pada bidang kehamilan (maternity) dan kesehatan anak. Hal ini sejalan dengan tren layanan kesehatan di Indonesia yang semakin mengarah pada pendekatan pencegahan penyakit (preventive care) serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah Bumame untuk menghadirkan ekosistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mulai dari tahap persiapan kehamilan hingga pemantauan kesehatan anak. Hal tersebut juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit dan deteksi dini.

Sejak Februari 2026, Bumame telah menghadirkan layanan laboratorium patologi di Astra Medic Clinic Makassar, yang dikenal sebagai salah satu klinik layanan pre-kehamilan dan IVF terkemuka di wilayah Indonesia timur. Kehadiran fasilitas laboratorium ini diharapkan dapat melengkapi proses pemeriksaan diagnostik yang lebih akurat dan komprehensif bagi dokter maupun pasien.

Dalam layanan pre-kehamilan, ketepatan hasil pemeriksaan diagnostik menjadi faktor yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan program kehamilan.

Sementara itu, CEO Bumame, James Andrew Wihardja, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.

“Kami melihat bahwa kebutuhan layanan kesehatan keluarga semakin berkembang. Mulai dari pemeriksaan kesehatan selama program kehamilan, vaksinasi anak, hingga pemantauan kesehatan secara rutin. Karena itu, Bumame membangun kolaborasi dengan berbagai partner yang memiliki keahlian spesifik di bidangnya, sehingga layanan yang tersedia bisa lebih komprehensif dan mudah diakses masyarakat,” tukas James.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore