
ILUSTRASI. Sejumlah balita menerima vaksinasi di Rumah Vaksinasi, Jakarta, Sabtu (20/09/2025). (Hanung Hambara/Jawapos)
JawaPos.com - Vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Melalui imunisasi, tubuh dapat membangun sistem kekebalan terhadap sejumlah penyakit seperti campak, difteri, pertusis, hingga polio.
Organisasi kesehatan dunia atau WHO bahkan menyebut imunisasi sebagai salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif. Secara global, vaksin diperkirakan mampu mencegah sekitar 3,5 hingga 5 juta kematian setiap tahun dari berbagai penyakit menular.
Dengan hal ini, dr. Dirga Sakti Rambe yang merupakan vaksinolog sekaligus internis serta Chief Medical Advisor Imuni, menegaskan bahwa vaksinasi pada anak masih menjadi salah satu langkah pencegahan paling penting terhadap berbagai penyakit berbahaya.
Hal ini disampaikannya dalam buka puasa penyedia layanan kesehatan preventif di Indonesia Bumame bersama dengan awak media di Jakarta pada Kamis (12/3).
“Vaksinasi pada anak sangat krusial karena banyak penyakit serius yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi lengkap sejak usia dini. Dalam beberapa kasus, vaksinasi pada orang dewasa lebih bersifat sebagai booster, dengan asumsi bahwa vaksinasi dasar lengkap sudah dilakukan saat masih kanak-kanak,” jelas dr. Dirga.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan sikap pada sebagian orang tua, terutama dari generasi milenial, yang semakin aktif dan sadar dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih ditemui. Di wilayah perkotaan, kesibukan orang tua sering menjadi salah satu penyebab tertundanya jadwal vaksinasi anak, meskipun tingkat kesadaran terhadap pentingnya imunisasi semakin meningkat.
Selaras dengan ini, Bumame bekerjasama dengan penyedia layanan vaksinasi anak, Imuni memiliki layanan vaksinasi anak dengan sistem walk-in di Klinik Bumame. Layanan tersedia di Bumame BSD sejak 9 Februari 2026, dan akan diperluas ke Bumame TB Simatupang serta Bumame Cideng mulai 24 Maret 2026.
Selain itu, Bumame sendiri terus memperluas cakupan layanannya untuk mendukung kebutuhan kesehatan keluarga, terutama pada bidang kehamilan (maternity) dan kesehatan anak. Hal ini sejalan dengan tren layanan kesehatan di Indonesia yang semakin mengarah pada pendekatan pencegahan penyakit (preventive care) serta kemudahan akses bagi masyarakat.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
