
Ilustrasi anak terkena campak. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularan penyakit campak yang memiliki tingkat penularan sangat tinggi, terutama pada anak balita.
Karena itu, masyarakat diminta tidak memaksakan perjalanan, khususnya mudik Lebaran jika anak mengalami gejala yang mengarah pada campak.
"Jika memang hendak mau melakukan perjalanan dengan balita yang ada gejala tersebut (campak), itu sebaiknya ditunda dulu perjalanannya sampai sembuh. Karena tadi, bahwa daya tular penyakit campak itu sangat tinggi,” ujar Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Andi Saguni kepada wartawan, Jumat (13/3).
Ia menerangkan, satu kasus campak dapat menularkan penyakit tersebut kepada banyak orang dalam waktu singkat.
“Jadi campak itu daya tularnya sangat tinggi, ya. Penyakit menular ya. Jadi dia punya daya tular penyakit itu 12 sampai 18 orang lain. Artinya bahwa satu kasus bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang,” tutur Andi.
Karena tingkat penularannya sangat tinggi, Kemenkes mengimbau orang tua tidak membawa anak yang sedang mengalami gejala campak saat melakukan perjalanan mudik.
Orang tua diminta lebih waspada terhadap kondisi kesehatan anak sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Bahwa orang tua harus aware, ya harus tahu kondisi anak balitanya. Jadi kalau ada demam, batuk, pilek, atau tanda-tanda lain seperti konjungtivitas yang mengarah kepada campak, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk diperiksa,” pungkas Andi.
Sebelumnya, Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat sepanjang 2025 terdapat 63.769 kasus suspek campak di Indonesia dengan 11.094 kasus terkonfirmasi dan 69 kematian.
Hingga minggu ke-7 tahun 2026, tercatat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi, serta empat kematian.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
