
Ilustrasi mencukupi kebutuhan tubuh akan air putih selama Ramadhan. (azerbaijan_stockers/freepik.com)
JawaPos.com-Selama Ramadhan, pola makan dan minum masyarakat umumnya berubah karena waktu konsumsi hanya tersedia saat berbuka puasa hingga sahur. Kondisi ini sering membuat sebagian orang kurang memperhatikan asupan cairan tubuh.
Padahal, kebutuhan air tetap harus terpenuhi agar tubuh dapat berfungsi dengan baik selama menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk saat berpuasa.
Dalam video edukasi kesehatan yang diunggah PPID RSUD Provinsi NTB di kanal YouTube, dijelaskan bahwa sekitar 60 hingga 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Karena itu, kekurangan cairan dapat berdampak langsung pada kondisi kesehatan.
Kurangnya asupan air putih saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi. Jika terjadi secara terus-menerus, kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti gangguan ginjal hingga kejang.
Secara umum, kebutuhan air putih orang dewasa berkisar delapan hingga sembilan gelas setiap hari. Tantangannya, selama Ramadhan waktu minum menjadi lebih terbatas sehingga diperlukan strategi agar kebutuhan cairan tetap tercukupi.
Salah satu cara yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan pola minum 2-4-2. Metode ini membagi konsumsi air putih menjadi dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Berikut pembagian minum air putih selama Ramadhan agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
1. Dua Gelas saat Berbuka
Minum satu gelas air putih saat berbuka puasa, lalu tambahkan satu gelas lagi setelah salat Maghrib. Air putih membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa sekaligus membantu tubuh beradaptasi kembali sebelum mengonsumsi makanan lebih banyak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
