
Pedagang melayani pembeli di Pasar Takjil Ramadhan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta, Kamis (19/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyatakan pihaknya masih menemukan penggunaan bahan berbahaya pada makanan yang dijajakan untuk berbuka puasa, alias takjil. Salah satu temuan tersebut adalah mi kuning yang mengandung formalin.
Temuan itu disampaikan setelah BPOM melakukan pemeriksaan terhadap ribuan sampel pangan dari berbagai lokasi, mulai dari fasilitas produksi, pasar tradisional, hingga pedagang kaki lima yang menjual takjil selama Ramadan.
Taruna menjelaskan, BPOM telah memeriksa lebih dari 2.000 sampel makanan yang beredar di masyarakat.
Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan metode uji cepat melalui laboratorium mobil keliling BPOM untuk memastikan keamanan pangan dari bahan yang dilarang.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas masih menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya.
“Kami masih menemukan makanan yang mengandung formalin, yaitu mi kuning. Tentu, pedagang kami minta untuk tidak menggunakan lagi mi tersebut dan selanjutnya akan kami berikan pembinaan agar tidak menggunakan lagi mi berformalin tersebut,” ujar Taruna Ikrar, Kamis (5/2).
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, atau zat lain yang berbahaya dalam makanan, terutama pada pangan yang dikonsumsi masyarakat untuk berbuka puasa.
“Makanan takjil seperti ini penting untuk diolah dengan aman, jangan menggunakan bahan pengawet, pewarna, atau bahan-bahan yang berbahaya untuk pangan,” pesan Taruna kepada pedagang.
BPOM menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan selama bulan Ramadan untuk memastikan makanan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi dan bebas dari bahan berbahaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022