
Ilustrasi macet saat hujan. (Dhimas Ginanjar/Nano Banana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kemacetan parah melanda Jakarta pada Kamis (30/10) dan Jumat (31/10) pekan lalu. Lalu lintas tersendat di banyak titik menjelang akhir pekan, diperparah hujan sore yang mengguyur ibu kota.
BMKG memperkirakan kondisi serupa masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan karena potensi hujan lokal pada sore hingga malam hari masih tinggi.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr. dr. Vito Anggarino Damay, Sp.Jp (K), mengingatkan bahwa kemacetan panjang bukan hanya persoalan waktu, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh, terutama pembuluh darah.
“Sering kali saat terjebak macet berjam-jam di mobil. Apalagi di musim hujan, sulit untuk keluar atau berjalan sebentar, akhirnya duduk lama tanpa bergerak,” ujarnya pada JawaPos.com.
“Kondisi seperti ini bisa meningkatkan risiko kaki bengkak, varises, bahkan pembekuan darah atau trombosis vena.”
Menurutnya, saat seseorang duduk terlalu lama, terutama di ruang sempit seperti mobil atau pesawat, aliran darah dari kaki ke jantung melambat. Tekanan di pembuluh vena meningkat dan darah bisa menggenang di tungkai.
“Akibatnya, kaki terasa berat, muncul pembengkakan, dan pada sebagian orang bisa terbentuk gumpalan darah di vena dalam (DVT),” katanya.
“Bila dibiarkan, gumpalan ini dapat berpindah ke paru-paru dan menimbulkan komplikasi serius.”
Untuk mencegah hal tersebut, dr Vito menyarankan agar masyarakat tetap aktif bergerak meski dalam kondisi terjebak macet.
“Saat terjebak di jalan, usahakan tetap menggerakkan kaki secara ringan. Tekuk dan luruskan pergelangan kaki, atau jinjit bergantian setiap 15–20 menit agar otot betis aktif memompa darah kembali ke jantung,” sarannya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga asupan cairan. “Cukupi air putih dan hindari terlalu banyak kopi. Bila memiliki riwayat varises, sebaiknya gunakan kaus kaki kompresi,” kata dr Vito.
Ia menambahkan, banyak orang tidak menyadari bahwa otot betis berfungsi sebagai “pompa jantung kedua”. “Dengan menggerakkan kaki, kita membantu jantung bekerja lebih efisien dan mencegah komplikasi pembuluh darah,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
