
Ilustrasi telinga yang sehat (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Telinga bukan hanya alat untuk mendengar, tapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Meski begitu, banyak orang justru melakukan kebiasaan yang bisa membahayakan telinganya sendiri. Mulai dari membersihkan terlalu dalam dengan cotton bud, menggunakan alat pembersih yang berisiko, hingga membiarkan paparan suara keras berlangsung lama tanpa perlindungan.
Padahal, menurut panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kotoran telinga atau serumen adalah bagian alami dari mekanisme perlindungan tubuh. WHO menjelaskan bahwa serumen berfungsi menjaga kebersihan, melindungi kulit di saluran telinga, serta mencegah masuknya debu dan bakteri. Karena itu, selama tidak menyebabkan gangguan, sebenarnya tidak perlu membersihkan telinga terlalu sering.
Di sisi lain, Mayo Clinic Health System menambahkan bahwa serumen yang menumpuk hanya perlu ditangani bila sudah menimbulkan gejala, dan sebaiknya dibersihkan oleh tenaga medis, bukan dilakukan sendiri dengan benda tajam atau alat pembersih sembarangan.
Jadi, bisa dibilang menjaga kebersihan telinga bukan sekadar soal "membersihkan", tapi juga memahami cara yang aman dan tepat. Banyak orang berpikir semakin sering dibersihkan maka semakin baik, padahal tidak demikian. Telinga memiliki mekanisme alami untuk menjaga dirinya tetap sehat, dan tugas kita hanyalah membantu proses itu tanpa mengganggu keseimbangannya.
Nah, agar lebih mudah dipahami, berikut enam tips menjaga kebersihan dan kesehatan telinga yang direkomendasikan oleh para ahli dan bisa kamu terapkan sehari-hari:
1. Biarkan Telinga Membersihkan Diri Sendiri
Telinga memiliki kemampuan alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Kulit di saluran telinga akan mendorong kotoran keluar secara perlahan. Ketika seseorang menggunakan cotton bud atau benda kecil lainnya, kotoran justru terdorong ke dalam dan bisa menekan gendang telinga.
WHO menegaskan bahwa memasukkan benda apa pun ke dalam telinga berisiko menimbulkan luka dan infeksi. Jadi, cukup bersihkan bagian luar telinga dengan kain lembut yang sedikit lembap. Cara sederhana ini sudah cukup menjaga kebersihan tanpa mengganggu sistem alami telinga.
2. Lunakkan dan Bersihkan Kotoran dengan Aman
Kotoran telinga yang menumpuk terkadang bisa menyebabkan rasa penuh, gangguan pendengaran, atau ketidaknyamanan. Mayo Clinic menjelaskan bahwa serumen memang melindungi telinga, tetapi bila menumpuk terlalu banyak, bisa menyebabkan penyumbatan. Untuk mengatasinya, Healthline menyarankan penggunaan tetes pelunak yang mengandung minyak mineral, baby oil, atau gliserin untuk membantu melunakkan kotoran.
Setelah itu, bisa dilakukan pembilasan lembut dengan air hangat menggunakan alat suntik karet kecil. Namun, metode ini tidak disarankan bagi mereka yang memiliki riwayat operasi telinga, gendang telinga berlubang, atau infeksi aktif. Jika tetap tidak berhasil, lebih aman memeriksakan diri ke dokter THT agar pembersihan dilakukan dengan alat medis yang sesuai.
3. Hindari Praktik yang Berisiko
Beberapa metode populer seperti terapi lilin telinga atau ear candling sering dianggap bisa membersihkan telinga, padahal tidak terbukti aman. WHO menegaskan bahwa cara ini berpotensi menimbulkan luka bakar, sumbatan lilin, bahkan kerusakan gendang telinga. Begitu juga dengan alat logam kecil atau benda runcing lainnya yang banyak dijual bebas. Penggunaan alat semacam itu justru meningkatkan risiko infeksi dan cedera. Lebih baik hindari praktik yang tidak terbukti secara medis demi menjaga telinga tetap sehat.
4. Jaga Telinga Tetap Kering
Air yang tertinggal di dalam saluran telinga setelah mandi atau berenang dapat memicu infeksi, terutama swimmer's ear atau otitis eksternal. WHO menyarankan agar setelah beraktivitas di air, kepala dimiringkan perlahan supaya air bisa keluar dengan sendirinya, lalu keringkan bagian luar telinga dengan handuk lembut. Jika kamu sering berenang, penggunaan earplug khusus perenang bisa membantu mencegah air masuk ke dalam telinga. Menjaga telinga tetap kering penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri di saluran telinga.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
