Ilustrasi pasien stroke/(Freepik)
JawaPos.com - Neurorestorasi adalah metode medis yang berfokus pada pemulihan dan menjaga kesehatan sel-sel saraf (neuron) di otak menggunakan strategi neurorestoratif.
Tujuan dari neurorestorasi, yakni membantu otak memperbaiki fungsinya melalui beberapa proses alami. Hal itu mencakup pada perlindungan saraf supaya tidak semakin rusak, membentuk jalur saraf baru alias memperbaiki jaringan yang rusak, mengatur kembali kerja saraf, dan mendukung regenerasi atau pertumbuhan sel serta jaringan baru.
Metode medis dalam neurorestorasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dari obat-obatan, teknologi, terapi biologis, sampai tahap pembedahan.
Dilansir Siloam hospitals, neurorestorasi selain sebagai metode medis juga dianggap sebagai terapi yang efektif untuk penderita stroke. Teruntuk pasien stroke, neurorestorasi dilakukan dengan tujuan, antara lain:
Berikut beberapa jenis metode neurorestorasi yang bisa dilakukan untuk membantu pemulihan pasien pascastroke:
Salah satu metode neurorestorasi pasca stroke yaitu stem cell therapy atau transplantasi sel punca.
Sel punca memiliki kemampuan untuk dapat membantu regenerasi sel dan pemulihan sel pada jaringan otak yang rusak. Terdapat beberapa jenis sel punca yang dikaitkan dengan stroke, yaitu embryonic stem cells atau sel embrio, sel saraf, sel mononuklear sumsum tulang, sel mesenkimal, dan induced pluripotent stem cells.
Metode ini adalah jenis terapi otak yang menggunakan kumparan tembaga yang dialiri arus listrik singkat dan kuat. Sehingga kumparan tersebut menghasilkan medan magnet yang bisa berubah dengan begitu cepat.
Medan listrik yang ada nantinya akan merangsang sel-sel saraf tertentu, yaitu sel piramidal dan inhibitory interneurons. Akibatnya, terjadi aktivasi saraf yang dapat mempengaruhi fungsi otak.
Jenis terapi otak dalam hal ini, tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak perlu adanya pembedahan. Adapun berdasar penelitian internasional tahun 2023, berjudul ‘Evidence of Rtms FOR Motor or Cognitive Stroke Recovery: Hype or Hope?’ menunjukkan rTMS berpotensi membantu pemulihan fungsi motorik maupun kognitif setelah stroke.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
