
Seorang perempuan yang sedang meminum air putih (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Air adalah kunci kehidupan. Tubuh manusia tidak hanya membutuhkannya untuk menghilangkan dahaga, tetapi juga untuk menjaga seluruh sistem organ tetap berfungsi. Tanpa asupan air, berbagai proses alat vital akan terganggu, memicu dehidrasi berat yang dapat berujung pada kegagalan organ hingga kematian.
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sekitar dua pertiga dari total badan. Melansir dari Medical News Today, air berperan penting dalam menjaga suhu tubuh, membantu pencernaan, melindungi sendi, dan mengangkut oksigen ke seluruh jaringan. Tanpa air, sel-sel tubuh tidak bisa bekerja dengan baik, sehingga keseimbangan sistem tubuh akan terganggu.
Secara umum, seseorang hanya mampu bertahan sekitar tiga hari tanpa air. Namun, lamanya waktu ini bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, aktivitas fisik, serta faktor seperti tinggi, berat badan, dan jenis kelamin. Pola makan juga memengaruhi kebutuhan cairan. Mengonsumsi buah atau sayur yang kaya air dapat sedikit menunda dehidrasi dibanding makan makanan kering seperti roti.
Lingkungan sekitar menjadi faktor besar. Cuaca panas memicu keringat berlebih yang mempercepat kehilangan cairan. Sebaliknya, berada di ruangan sejuk dengan suhu terkontrol membuat tubuh tidak terlalu banyak mengeluarkan air melalui keringat. Masalah kesehatan seperti muntah atau diare akan mempercepat dehidrasi. Ketika cairan tubuh hilang lebih cepat daripada yang masuk, tubuh akan kesulitan mempertahankan keseimbangan cairan.
Dampak Dehidrasi pada Tubuh
Dehidrasi dapat menimbulkan gejala cepat seperti haus, lemas, dan mulut kering. Dalam kondisi ekstrem, suhu tubuh naik karena tubuh tak mampu memproduksi keringat, menyebabkan tekanan darah turun drastis hingga kehilangan kesadaran.
Air membantu mengeluarkan racun melalui urin dan pernapasan. Tanpa air, racun menumpuk, menekan kerja ginjal, dan memicu kerusakan organ lain.
Selain itu, kekurangan air dapat mengganggu pH tubuh, melambatkan pencernaan, mengurangi pelumasan sendi, dan mengganggu produksi hormon di otak. Tanpa perbaikan, kondisi ini dapat berkembang menjadi kegagalan ginjal, kerusakan hati, hingga kematian.
Dehidrasi berat juga bisa menyebabkan perubahan mental, kejang, pembengkakan otak, hingga syok. Semua ini merupakan tanda bahwa tubuh sudah dalam bahaya dan membutuhkan cairan segera. Ketika volume darah turun akibat kekurangan air, aliran darah menjadi lambat. Ini dapat memicu pingsan dan memengaruhi distribusi oksigen ke organ vital.
Peran Makanan dan Minuman dalam Hidrasi
Selain air putih, cairan tubuh juga bisa diperoleh dari minuman seperti teh herbal, jus buah, dan kaldu. Buah-buahan, sayuran, serta beri kaya akan air dan membantu menjaga keseimbangan cairan.
Namun, makanan kering dan asin seperti keripik justru bisa memperburuk dehidrasi. Begitu pula minuman berkafein dan beralkohol yang meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi air, seperti semangka, jeruk, dan mentimun, membantu memenuhi kebutuhan cairan harian dan mencegah dehidrasi.
Mendengarkan sinyal tubuh sangat penting. Rasa haus adalah tanda alami bahwa tubuh memerlukan cairan. Mengabaikannya bisa berujung pada dehidrasi yang berbahaya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
