Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 02.48 WIB

Lidah Sakit dan Terluka? Kenali Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pria yang sedang menunjukkan lidah (Dok. Freepik) - Image

Pria yang sedang menunjukkan lidah (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Rasa sakit pada lidah sering kali membuat khawatir, namun sebagian besar kasus tidak berbahaya. Banyak masalah lidah yang bersifat ringan, bisa sembuh sendiri, atau hanya memerlukan perawatan sederhana.

Melansir dari Medical News Today, terdapat beberapa penyebab umum yang terjadi pada lidah melalui banyak penelitian.

Apa Saja Penyebab Umumnya?

Salah satu penyebab paling umum adalah gigitan lidah. Hampir semua orang pernah merasakan sakit tajam akibat tidak sengaja menggigit lidah saat makan. Cedera juga bisa terjadi karena benturan, olahraga kontak, atau kecelakaan. Pada penderita epilepsi, gigitan lidah bisa muncul ketika terjadi kejang.  

Luka ringan biasanya pulih dalam beberapa hari hingga satu minggu. Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan. Namun, bila luka cukup dalam, perdarahan berlebihan, atau ukurannya besar, segera cari pertolongan medis.

Infeksi jamur juga dapat menyebabkan lidah terasa sakit. Kandidiasis oral atau oral thrush muncul saat jamur Candida tumbuh berlebihan di mulut. Kondisi ini biasanya menimbulkan bercak putih atau kuning pada lidah dan dinding mulut. Pengobatannya bisa berupa obat antijamur dari dokter.  

Sariawan atau canker sore adalah penyebab lain yang sering dialami. Bentuknya berupa bercak putih kecil dengan tepi merah yang bisa muncul di bawah lidah, bibir bagian dalam, atau pipi. Meski bukan penyakit menular, sariawan dapat menimbulkan nyeri saat makan dan berbicara. 

Kondisi Lidah yang Lebih Spesifik  

Berbeda dengan sariawan, cold sore atau herpes oral disebabkan oleh virus herpes simpleks dan sifatnya menular. Luka lepuh berisi cairan ini biasanya muncul di sekitar mulut, tetapi bisa juga menyerang lidah sehingga menimbulkan rasa terbakar dan kesemutan. Dokter kadang meresepkan obat antivirus untuk mempercepat pemulihan.

Ada pula kondisi bernama burning mouth syndrome. Penderitanya merasakan sensasi terbakar atau kesemutan pada lidah meski tidak ada luka yang terlihat. Penyebabnya beragam, mulai dari alergi produk gigi, diabetes, refluks asam lambung, hingga kekurangan nutrisi tertentu.

Glossitis atau radang lidah juga bisa menimbulkan rasa sakit. Kondisi ini membuat lidah bengkak, merah, dan terasa perih. Penanganannya bergantung pada penyebab, misalnya infeksi, iritasi, atau reaksi alergi.

Geographic tongue atau lidah geografis ditandai dengan bercak halus menyerupai peta yang muncul akibat hilangnya papila (tonjolan kecil di lidah). Meskipun tidak berbahaya dan tidak menular, kondisi ini dapat menimbulkan sensasi terbakar. Obat pereda nyeri atau kortison dapat membantu bila gejala cukup mengganggu.

Median rhomboid glossitis ditandai dengan area merah dan datar di bagian tengah lidah. Kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala, tetapi bisa terasa perih saat makan makanan tertentu. Penyebabnya diduga infeksi jamur, sehingga obat antijamur biasanya diberikan jika menimbulkan keluhan.

Kesehatan Lidah dan Pencegahan Masalah

Dalam beberapa kasus, rasa sakit pada lidah bisa disebabkan oleh tumor. Gejalanya berupa benjolan, bercak merah atau putih yang tidak hilang, nyeri saat menelan, mati rasa, hingga pendarahan tanpa sebab. Tumor bisa jinak maupun ganas, sehingga pemeriksaan medis segera sangat penting.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore