
Ilustrasi duck syndrome yang banyak dialami Gen Z (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu berusaha tenang agar kelihatan strong, padahal aslinya sedang panik dan kewalahan?
Hati-hati, bisa jadi itu tanda kamu mengalami duck syndrome. Fenomena ini ternyata banyak dialami Gen Z, terutama siswa, mahasiswa, atau pun yang baru lulus kuliah. Yuk, cari tahu informasi lengkapnya di sini.
Apa Itu Duck Syndrome?
Melansir dari laman Ruang Guru, duck syndrome adalah kondisi ketika seseorang terlihat tenang di luar, padahal ia panik dan berjuang di dalam.
Ibarat bebek yang lagi berenang. Bebek kelihatan tenang di permukaan, padahal aslinya berusaha keras agar tetap bertahan di atas air.
Duck syndrome, menurut Medicine Net, memang tidak secara resmi masuk ke dalam penyakit mental tertentu. Tapi, jika dibiarkan, duck syndrome bisa jadi pemicu masalah mental, seperti gangguan kecemasan dan juga depresi.
Ciri-Ciri Duck Syndrome
Ciri-ciri duck syndrome yang mungkin tanpa disadari sering dialami Gen Z adalah:
• Selalu merasa diawasi orang lain.
• Panik atau ngerasa gagal kalau nggak bisa memenuhi ekspektasi keluarga atau lingkungan.
• Ngerasa hidup orang lain lebih "beruntung".
• Memaksakan diri untuk selalu terlihat oke.
• Sering susah tidur, pusing, atau susah konsentrasi.
Jika kamu relate dengan poin-poin di atas, bisa jadi kamu sedang ada di fase duck syndrome.
Kenapa Gen Z Rentan Duck Syndrome?
Berdasarkan Medicine Net, duck syndrome paling sering muncul pada usia remaja yang mulai beranjak dewasa. Beberapa penyebabnya antara lain:
• Mulai tinggal jauh dari keluarga saat kuliah atau bekerja.
• Tuntutan akademis dan organisasi yang lebih berat dibanding SMA.
• Ekspektasi tinggi dari keluarga atau lingkungan.
• Helicopter parenting, orang tua yang terlalu ikut campur dalam kehidupan anak.
• Perfeksionisme, selalu ingin terlihat sempurna.
• Pengaruh sosial media, harus tampil sukses dan bahagia.
• Ada trauma masa lalu yang belum selesai.
Meskipun bukan termasuk diagnosis gangguan mental, duck syndrome bisa memicu masalah psikologis serius, seperti anxiety atau gangguan kecemasan, depresi, hingga masalah kepercayaan diri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
