
Ilustrasi paku berkarat yang bisa menyebabkan seseorang terkena tetanus (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Tetanus adalah penyakit infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka, terutama luka yang dalam, kotor, atau terkontaminasi tanah dan debu. Setelah masuk ke tubuh, bakteri menghasilkan racun (toksin) yang dapat menyerang sistem saraf.
Dikutip dari Alodokter, tetanus adalah penyakit yang menyerang sistem saraf. Akibatnya otot akan mengalami kontraksi atau tegang, umumnya kondisi akan dirasakan pada area rahang dan leher. Sehingga nama lain penyakit ini adalah lockjaw.
Penyebab Tetanus
Banyak orang menganggap jika tetanus disebabkan dari luka akibat benda berkarat, contohnya paku. Sebenarnya tetanus bukan disebabkan langsung oleh karat pada benda.
Tetanus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Spora bakteri ini juga ditemukan pada kotoran hewan dan tanah, tidak hanya pada paku yang berkarat.
Dikutip dari Halodoc, saat masuk ke dalam tubuh, bakteri ini akan berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan tetanospasmin, yaitu jenis racun yang menyerang saraf (neurotoksin). Ketika racun ini masuk ke dalam aliran darah, efeknya akan menyebar ke seluruh tubuh dan memicu munculnya gejala tetanus.
Tetanospasmin dapat menghambat penghantaran sinyal dari otak ke saraf di sumsum tulang belakang, yang memicu otot kontraksi dan kaku. Bakteri penyebab tetanus biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka. Oleh karena itu, sangat penting untuk membersihkan luka dengan benar agar mencegah terjadinya tetanus.
Gejala Tetanus
Jika tidak ditangani dengan baik, bakteri akan menyebar melalui aliran darah dan merusak organ tubuh. Agar hal ini tidak terjadi, penting mengenali gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tetanus. Beberapa gejala tersebut perlu diperhatikan agar penanganan medis bisa segera diberikan.
Seseorang yang terkena tetanus akan merasakan otot rahang yang kaku dan tidak nyaman, sehingga pergerakannya terbatas. Tidak hanya pada rahang, otot wajah dan leher juga bisa terkena dampaknya. Hal ini menyebabkan penderitanya tidak bisa berekspresi secara normal.
Penyebaran bakteri yang semakin luas bisa sampai ke kerongkongan bahkan perut. Dampaknya pada kerongkongan yaitu adalah kesulitan menelan, karena otot yang digunakan untuk mendorong makanan menjadi kaku. Sedangkan, infeksi bakteri yang sampai ke perut akan menyebabkan otot perut menjadi kaku dan keras.
Pengobatan untuk Penderita Tetanus
Pada tahap awal infeksi, pihak dokter atau rumah sakit akan memberikan Immunoglobulin Tetanus (TIG) melalui suntik. Langkah ini dilakukan untuk menetralisir toksin dari bakteri yang belum menempel pada jaringan saraf.
Selain itu, untuk meredakan otot yang tegang dan kaku biasanya akan diberikan obat seperti benzodiazepin. Konsumsi antibiotik juga bisa dilakukan sebagai upaya untuk membasmi bakteri yang terdapat di dalam tubuh.
Bagi penderita yang kondisinya sudah tergolong buruk, diperlukan perawatan intensif di rumah sakit. Tujuannya yaitu memberikan bantuan pernapasan melalui ventilator dan tabung oksigen. Penggunaan selang infus juga diperlukan untuk memberikan asupan air dan makanan halus, agar mempermudah untuk dicerna oleh otot perut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
