
Ilustrasi seorang dokter hewan mengecek kondisi seekor anjing agar tidak terkena virus rabies (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rabies dan menyerang sistem saraf pusat, baik pada hewan maupun manusia. Virus rabies bernama lyssavirus yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui air liur hewan yang mengenai luka terbuka atau selaput lendir.
Penyakit ini biasanya menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi, terutama anjing, kucing, atau kelelawar. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, alias penyakit yang menular akibat kontaminasi hewan.
Jangka Waktu Penularan
Waktu sejak infeksi virus hingga munculnya gejala (masa inkubasi) dapat berbeda-beda. Pada hewan, periode ini biasanya berlangsung sekitar 3–8 minggu. Sedangkan pada manusia, berkisar antara 2–8 minggu, tetapi dalam beberapa kasus bisa lebih singkat, sekitar 10 hari, atau justru lebih lama hingga 2 tahun.
Dikutip dari Halodoc, setelah masuk ke tubuh selama kurang lebih 2 minggu, virus tetap berada di area gigitan atau jaringan di sekitarnya. Setelah itu, virus akan bergerak menuju ujung serabut saraf posterior tanpa menimbulkan perubahan pada saraf tersebut. Selama perjalanan menuju otak, virus akan berkembang biak.
Saat berhasil mencapai otak, virus kemudian menyebar ke berbagai bagian neuron. Bagian neuron seperti sel-sel limbik, hipotalamus, serta batang otak akan terkena dampaknya.
Setelah memperbanyak diri di neuron pusat, virus rabies akan menyebar ke seluruh organ dan jaringan tubuh. Pada akhirnya, virus ini akan menginfeksi dan menyerang organ-organ vital dan jaringan penting lainnya.
Gejala jika Terkena Rabies
Umumnya tanda-tanda penyakit ini terlihat antara 30–90 hari setelah seseorang digigit hewan yang terinfeksi. Gejala biasanya muncul lebih cepat apabila gigitan atau cakaran terjadi di area tubuh yang dekat dengan otak, seperti kepala, leher, atau dada.
Gejala awalnya adalah suhu tubuh meningkat, sakit kepala, badan terasa lemas, dan kehilangan nafsu makan. Setelah fase itu, akan muncul gejala yang lebih spesifik ke arah rabies seperti kebingungan atau halusinasi, kesulitan menelan, serta takut air, dan mulut memproduksi banyak air liur.
Pertolongan pada Korban Rabies
Dikutip dari Alodokter, jika kamu menemukan kasus seseorang yang baru saja digigit hewan yang terkena rabies, lakukan cara-cara berikut:

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
