
Ilustrasi anak sakit perut diduga karena cacingan. (freepik.com)
JawaPos.com - Masih ingat dengan Raya? balita asal Sukabumi, Jawa Barat yang meninggal karena infeksi cacing, atau kerap disebut cacingan. Kasusnya sempat ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan masyarakat.
Tidak sedikit masyarakat yang merasa prihatin dengan nasib malang yang dialami Raya. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Petra, Octavianus Eka Saputra menilai kasus Raya terjadi karena lingkungan yang tidak higienis.
Eka menuturkan, infeksi cacing umumnya disebabkan oleh rendahnya higienitas dan sanitasi yang buruk. Raya diketahui sering bermain di kolong rumah bersama ayam peliharaan keluarganya, sehingga berisiko tertular penyakit.
Kebiasaan tidak mencuci tangan dapat membuat telur cacing menempel di sela kuku. Artinya, dengan pengawasan yang kurang, bukan tidak mungkin bakteri masuk ke tubuh Raya melalui makanan dan minuman.
"Salah satu penularan infeksi cacing ini biasanya melalui Fecal Oral Transmission atau penularan melalui mulut, lewat makanan atau minuman," ujar dokter Eka ketika dihubungi awak media, Kamis (28/8).
Eka mengungkapkan, infeksi cacing lebih sering dialami anak-anak. Sebab, mereka belum memiliki pemahaman memadai mengenai pentingnya menjaga kebersihan, sehingga lebih rentan terhadap penularan penyakit tertentu.
"Makanya kalau kita ingat, dulu zaman SD pasti ada beberapa anak yang mengeluh gatal pada bagian anus. Itu dikarenakan adanya infeksi cacing, yang salah satu efeknya adalah gatal atau biasa disebut cacing kremi," imbuhnya.
Meski begitu, Eka menyebut tidak menutup kemungkinan, infeksi cacing juga menyerang pekerja lapangan yang jauh dari kata higienis, seperti di area pertambangan, pertanian, atau perkebunan.
Eka berharap kasus Raya bisa menjadi pelajaran agar lebih aware terhadap kesehatan, dalam hal ini infeksi cacing. Jika muncul tanda yang berat seperti diare, berat badan susah naik, hingga pucat, segera konsultasi ke dokter.
"Meski di beberapa kasus tidak berujung fatal, masyarakat juga bisa melakukan tindakan preventif dengan mengonsumsi obat cacing yang ada di pasaran dengan anjuran pemakaian yang tertera," tukas Eka.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
