Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 02.58 WIB

Calon PMI yang Punya Balita Diimbau Tunda Keberangkatan ke Luar Negeri

Disnaker Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi kebijakan penundaan sementara keberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang masih memiliki anak balita. (ANTARA) - Image

Disnaker Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi kebijakan penundaan sementara keberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang masih memiliki anak balita. (ANTARA)

JawaPos.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi kebijakan penundaan sementara keberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang masih memiliki anak berusia di bawah lima tahun (balita) sebagai upaya memperkuat perlindungan anak.

Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 75/SS.02.02.03/Kesra yang mengatur penundaan sementara keberangkatan CPMI dengan anak balita.

Ia mengatakan pelaksanaan sosialisasi diawali di Kecamatan Sindang dan akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain, agar masyarakat memahami substansi kebijakan tersebut.

“Surat edaran itu menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat menunda sementara keberangkatan CPMI yang diketahui masih memiliki anak balita,” katanya.

Endang menuturkan kebijakan tersebut bertujuan memastikan hak anak atas pengasuhan, tetap terpenuhi pada masa tumbuh kembang yang dinilai paling rentan.

Ia menjelaskan balita membutuhkan kehadiran serta kedekatan emosional dengan orangtua, sehingga perlu memperoleh pengasuhan yang aman selama orangtua mempertimbangkan bekerja di luar negeri.

“Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat menekan risiko kekerasan, penelantaran, maupun bentuk eksploitasi terhadap anak yang ditinggalkan orang tuanya,” katanya pula.

Meski demikian, ia menegaskan tidak semua anak yang ditinggal ibunya bekerja sebagai pekerja migran mengalami pengasuhan yang buruk.

Menurut Endang, kualitas pengasuhan sangat ditentukan oleh pihak yang merawat anak selama orangtuanya berada di luar negeri.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore