
Disnaker Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi kebijakan penundaan sementara keberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang masih memiliki anak balita. (ANTARA)
JawaPos.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi kebijakan penundaan sementara keberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang masih memiliki anak berusia di bawah lima tahun (balita) sebagai upaya memperkuat perlindungan anak.
Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 75/SS.02.02.03/Kesra yang mengatur penundaan sementara keberangkatan CPMI dengan anak balita.
Ia mengatakan pelaksanaan sosialisasi diawali di Kecamatan Sindang dan akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain, agar masyarakat memahami substansi kebijakan tersebut.
“Surat edaran itu menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat menunda sementara keberangkatan CPMI yang diketahui masih memiliki anak balita,” katanya.
Endang menuturkan kebijakan tersebut bertujuan memastikan hak anak atas pengasuhan, tetap terpenuhi pada masa tumbuh kembang yang dinilai paling rentan.
Ia menjelaskan balita membutuhkan kehadiran serta kedekatan emosional dengan orangtua, sehingga perlu memperoleh pengasuhan yang aman selama orangtua mempertimbangkan bekerja di luar negeri.
“Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat menekan risiko kekerasan, penelantaran, maupun bentuk eksploitasi terhadap anak yang ditinggalkan orang tuanya,” katanya pula.
Meski demikian, ia menegaskan tidak semua anak yang ditinggal ibunya bekerja sebagai pekerja migran mengalami pengasuhan yang buruk.
Menurut Endang, kualitas pengasuhan sangat ditentukan oleh pihak yang merawat anak selama orangtuanya berada di luar negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
