
Ilustrasi menggoreng sayuran. (Photo by cottonbro studio)
JawaPos.com - Menggoreng sayuran memang sering dianggap cara praktis untuk mendapatkan tekstur yang renyah dan rasa yang gurih. Tetapi, apakah Anda tahu bahwa tidak semua jenis sayuran aman jika diolah dengan cara ini?
Proses penggorengan pada suhu tinggi bisa mengubah struktur kimia sayuran, menurunkan kandungan gizi, bahkan memicu terbentuknya zat berbahaya. Ulasan dari ipb.ac.id menyebutkan bahwa metode deep frying menyebabkan air di dalam sayuran menguap dan digantikan oleh minyak goreng. Akibatnya, kadar lemak dan kalori yang masuk ke tubuh jadi meningkat.
Selain itu, menurut informasi dari hellosehat.com, vitamin dan mineral larut air yang ada pada sayuran bisa hilang ketika terpapar panas minyak dalam waktu lama. Kondisi ini tentu merugikan karena nutrisi penting justru berkurang.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada beberapa jenis sayuran yang lebih baik tidak digoreng untuk menjaga kesehatan tubuh. Mengetahui hal ini penting agar Anda lebih bijak dalam menentukan cara mengolah makanan sehari-hari.
1. Kubis
Kubis sering dijadikan tambahan lauk, bahkan diolah menjadi camilan seperti kubis crispy. Sayangnya, menggoreng kubis dapat meningkatkan kadar lemak trans dan berpotensi menghasilkan akrilamida, yaitu senyawa beracun yang bisa memicu gangguan kesehatan. Supaya manfaat kubis tetap terjaga, sebaiknya sajikan dalam bentuk salad segar atau ditumis ringan dengan minyak sehat.
2. Brokoli
Brokoli dikenal sebagai salah satu sayuran superfood yang kaya vitamin C, vitamin K, serta sulforaphane, senyawa yang dipercaya memiliki efek antikanker. Akan tetapi, proses menggoreng dapat menghancurkan hingga 90 persen kandungan vitamin C dan senyawa bioaktif tersebut. Untuk menjaga nutrisinya, brokoli sebaiknya dikukus atau direbus sebentar agar tekstur renyah dan manfaatnya tetap terjaga.
3. Terong
Hidangan terong balado hingga terong goreng tepung memang terasa menggugah selera. Meski begitu, terong memiliki sifat mudah menyerap minyak dalam jumlah banyak saat digoreng. Hal ini meningkatkan kandungan kalori serta lemak jenuh dalam hidangan. Selain itu, penggorengan juga memicu terbentuknya senyawa oksidasi yang bisa merusak nutrisi. Agar lebih sehat, cobalah memanggang atau mengukus terong, sehingga rasanya tetap lezat tanpa mengurangi manfaatnya.
4. Kangkung
Kangkung sering disajikan dengan cara digoreng menjadi menu kangkung crispy. Padahal, menggoreng kangkung berpotensi memicu pembentukan nitrosamin, senyawa yang dikaitkan dengan risiko kanker. Selain itu, sebagian besar kandungan air dan zat gizi dalam kangkung akan hilang saat melalui proses penggorengan. Pilihan terbaik adalah menumis kangkung dengan sedikit minyak atau merebusnya agar nutrisinya tetap utuh.
5. Bayam
Bayam terkenal kaya akan nitrat, antioksidan, serta vitamin penting untuk tubuh. Akan tetapi, menggoreng bayam bisa mengubah nitrat menjadi nitrit. Zat ini berpotensi menjadi karsinogen bila dikonsumsi berlebihan. Suhu tinggi juga berpengaruh pada rusaknya vitamin C dan nutrisi penting lainnya. Supaya manfaat bayam tetap optimal, sebaiknya konsumsi dalam keadaan segar, direbus, atau cukup dikukus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
