Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 15.37 WIB

Hindari Hal-Hal Ini Bila Tidak Ingin Anak Memiliki Lingkaran Hitam di Bawah Mata sejak Dini

Ilustrasi anak perempuan yang mengantuk. (Freepik) - Image

Ilustrasi anak perempuan yang mengantuk. (Freepik)

JawaPos.com - Lingkaran hitam di bawah mata anak cukup umum terjadi. Kondisi ini bisa dipengaruhi faktor genetik maupun penyebab lain, seperti alergi atau kurang tidur. Warna lingkaran bisa tampak cokelat, ungu, atau kebiruan tergantung warna kulit.

Secara medis, lingkaran hitam di bawah mata dikenal sebagai hiperpigmentasi periorbital. Umumnya kondisi ini tidak berbahaya.

Namun, untuk menghindari kondisi ini, ada beberapa hal yang patut diperhatikan bila tidak ingin anak mengalami lingkaran hitam di bawah mata, sebagaimana dilansir dari Medical News Today.

1. Kurang Tidur

Lingkaran hitam sering dikaitkan dengan kurang tidur. Meski belum ada bukti medis yang membuktikan hal ini secara langsung, rasa lelah dapat menyebabkan mata bengkak sehingga menimbulkan bayangan di bawah mata.

Anak-anak membutuhkan tidur lebih banyak daripada orang dewasa. Rekomendasi yang dikutip melalui CDC (Centers for Disease Control and Prevention) adalah:

  • Usia 1–2 tahun: 11–14 jam per hari
  • Usia 3–5 tahun: 10–13 jam per hari
  • Usia 6–12 tahun: 9–12 jam per hari
  • Usia 13–18 tahun: 8–10 jam per hari

Tanda lain anak kurang tidur selain lingkaran hitam adalah mudah lelah, cepat marah, dan sulit berkonsentrasi.

2. Dehidrasi

Penelitian tahun 2019 yang ditinjau oleh Mac-Mary, menyebutkan dehidrasi bisa membuat lingkaran hitam tampak lebih jelas. Saat kulit cukup terhidrasi, kontur mata lebih halus, tetapi ketika kekurangan cairan, mata bisa terlihat cekung dan lingkaran hitam menjadi lebih kentara.

Gejala dehidrasi pada anak antara lain, mudah marah, napas lebih cepat, detak jantung meningkat, dan jarang buang air kecil.

Jika muncul tanda ini, berikan air putih atau minuman elektrolit, dan pastikan anak beristirahat di tempat sejuk. Bila tidak membaik, segera periksakan ke dokter.

3. Alergi

Alergi dapat menyebabkan lingkaran hitam kronis, yang sering disebut allergic shiners karena mirip lebam di bawah mata.

Melansir melalui National Institutes of Health (NIH), allergic shiners merupakan penyakit atopi yang ditandai dengan gejala bersin, hidung tersumbat, keluarnya cairan bening dari hidung, dan rasa gatal pada hidung.

Kondisi ini merupakan respons imun yang dimediasi IgE terhadap alergen yang terhirup pada fase awal, kemudian berlanjut dengan fase lanjut yang dimediasi oleh leukotrien.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore