Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 15.31 WIB

Benarkah Tidur Siang Picu Alzheimer? Ini 5 Anjuran Agar Penderita Bisa Tidur Lebih Baik

Ilustrasi pasangan lansia terbangun dari tidurnya. (freepik) - Image

Ilustrasi pasangan lansia terbangun dari tidurnya. (freepik)

JawaPos.com - Banyak orang memiliki rutinitas tidur siang. Namun, dilansir dari Medical News Today, tidur siang berlebihan bisa menjadi salah satu tanda Alzheimer, terutama jika muncul bersama gejala lain seperti penurunan daya ingat.

Studi jangka panjang selama 14 tahun dengan 1.401 peserta menemukan bahwa semua orang dewasa cenderung lebih banyak tidur siang seiring bertambahnya usia, tetapi pada penderita Alzheimer, durasi dan frekuensi tidur siang meningkat hingga dua kali lipat.

Tidur siang sendiri tidak secara langsung menyebabkan Alzheimer, tetapi jika dilakukan berlebihan dapat menjadi faktor risiko. Artinya, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengidap Alzheimer, meski tidak otomatis menyebabkannya.

Tinjauan tahun 2020 menyebutkan bahwa tidur siang lebih sering dilakukan oleh lansia dibandingkan orang yang lebih muda.

Jadi, sampai batas tertentu, tidur siang lebih sering pada usia tua bisa dianggap wajar.

Penelitian tahun 2016 di Inggris menunjukkan bahwa 28,6% orang dewasa dari berbagai usia terbiasa tidur siang.

Sementara itu, studi lain di Tiongkok menemukan bahwa 57,7% lansia terbiasa tidur siang setelah makan siang selama sekitar satu jam, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan populasi umum.

National Institutes of Health (NIH) merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk membantu penderita Alzheimer tidur lebih nyenyak.

1. Aktivitas Fisik

Langkah yang pertama adalah upayakan agar penderita berolahraga dan beraktivitas di luar ruangan setiap hari. Tidak perlu kegiatan yang harus mengeluarkan banyak tenaga, yang penting badan terdorong untuk bergerak.

Ada baiknya kegiatan padat dijadwalkan di siang hari, misalnya waktu bersosialisasi atau makan utama.

2. Batasi Kafein

Selanjutnya kurangi konsumsi kafein agar tidak terpaksa untuk terjaga sepanjang malam. Cobalah secara perlahan beralih pada air mineral atau jus buah yang kaya akan serat.

Jika ingin minuman yang bervariatif, pilihlah kopi, teh, atau soda tanpa kafein. Beberapa di antaranya Anda bisa memilih kopi decaf, teh peppermint, teh kamomil, teh hibiscus, dan lain-lain.

3. Kurangi Tidur Siang

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore