
ilustrasi teh hijau. (Freepik)
JawaPos.com – Teh hijau telah lama disebut-sebut sebagai ramuan ajaib, menawarkan segudang manfaat kesehatan bagi banyak orang.
Namun, tahukah Anda bahwa teh hijau memiliki efek samping yang perlu dipertimbangkan secara cermat?
Faktanya teh hijau tidak boleh dikonsumsi oleh orang-orang tertentu karena dapat memicu reaksi yang merugikan, memperburuk kondisi kesehatan, dan konsekuensi yang tidak diinginkan.
Dilansir English jagran, berikut lima tipe orang yang tidak boleh minum teh hijau.
Mereka yang memiliki sensitivitas lambung atau kondisi bawaan seperti refluks asam, tukak lambung, atau sindrom iritasi usus besar mungkin mendapati bahwa teh hijau memperparah gejalanya.
Kadar tanin yang tinggi dalam teh hijau dapat mengiritasi lapisan lambung, memicu rasa tidak nyaman, mual, dan rasa panas di dada.
Menghindari teh hijau atau mengonsumsinya dalam jumlah sedang dapat meringankan masalah ini.
Orang yang sensitif terhadap kafein atau mengalami reaksi negatif seperti gelisah, cemas, atau detak jantung tidak teratur setelah mengonsumsi kafein sebaiknya menghindari teh hijau.
Meskipun mengandung lebih sedikit kafein daripada kopi, teh hijau tetap dapat memicu reaksi negatif pada individu yang sensitif terhadap kafein sehingga mengganggu pola tidur dan aktivitas sehari-hari.
Kandungan polifenol yang tinggi dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi sehingga memperparah defisiensi zat besi atau anemia.
Penderita kondisi ini sebaiknya menghindari konsumsi teh hijau atau mempertimbangkan minuman alternatif untuk meminimalkan risiko penurunan penyerapan zat besi dan memperparah masalah kesehatan.
Anak-anak dan remaja sebaiknya membatasi atau menghindari teh hijau karena kandungan kafein dan potensi interaksinya dengan obat-obatan.
Kafein juga dapat memengaruhi perkembangan otak dan tubuh anak-anak, yang menyebabkan peningkatan detak jantung, tekanan darah, dan tingkat kecemasan.
Orang dengan gangguan kecemasan atau pendarahan dan osteoporosis disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi teh hijau karena potensi interaksi yang merugikan.
Kafein dan katekin dalam teh hijau dapat memperparah gejala kecemasan, berinteraksi dengan obat pengencer darah, atau mengganggu penyerapan kalsium.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
