Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 13.00 WIB

Untuk Pejuang Dua Garis Biru, Dokter Ingatkan Ini Sebelum Memeriksakan Diri

Direktur Mitra Keluarga Cibubur, dr. Sri Widiyaningsih. (Istimewa) - Image

Direktur Mitra Keluarga Cibubur, dr. Sri Widiyaningsih. (Istimewa)

JawaPos.com - Bagi pasangan suami istri yang tengah berjuang mendapatkan buah hati, memeriksakan diri ke dokter bukan hal yang perlu ditakuti. Sebaliknya, langkah ini penting dilakukan sejak awal demi mengetahui secara pasti kondisi kesehatan reproduksi masing-masing.

Hal ini ditegaskan Direktur Mitra Keluarga Cibubur, dr. Sri Widiyaningsih. Ia menyatakan bahwa dibutuhkan kesabaran untuk para pejuang garis dua biru saat melakukan pemeriksaan.

“Kami siap membantu para pejuang dua garis biru dari tahap awal, mulai dari skrining, konsultasi, pemeriksaan laboratorium hingga USG. Bila dibutuhkan, kami juga siapkan tindakan lanjutan seperti inseminasi hingga bayi tabung (IVF),” ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/8).

Menurutnya, pasangan sebaiknya segera berkonsultasi apabila dalam waktu satu hingga dua tahun belum juga dikaruniai anak, meski telah melakukan hubungan suami istri secara rutin dan berkualitas. Masa dua tahun ini menjadi batas medis untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Banyak faktor yang bisa menyebabkan belum hadirnya momongan. Bisa dari hormonal, kelainan anatomi, kista, tumor, infeksi virus, hingga faktor dari pihak suami. Karena itu, penting sekali untuk menjalani skrining secara lengkap,” jelasnya.

dr. Sri mengingatkan bahwa banyak pasangan kerap menunda pemeriksaan karena takut, cemas, atau pasrah. Padahal, menurutnya, kunci dari keberhasilan ikhtiar mendapatkan anak justru terletak pada keberanian untuk memulai.

“Pesan saya untuk para pejuang dua garis biru: jangan takut dan jangan tunda. Konsultasikan segera dengan ahlinya. Kesabaran dan kepasrahan adalah fondasi, tapi langkah nyata tetap harus diambil,” ucap dr. Sri.

Dengan landasan itu, pelayanan untuk pasangan pejuang garis dua ini menjadi bagian dari pengembangan layanan baru di Mitra Keluarga Cibubur yang secara resmi meluncurkan dua poli anyar: Women and Children Clinic serta Poli Bedah.

Chief Operating Officer Mitra Keluarga Group, dr. Christina Dian Anggraeni, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan komitmen untuk memberikan pengalaman layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Mitra Keluarga Group akan terus berinovasi dalam fasilitas dan layanan. Peluncuran dua poli ini adalah wujud nyata dari komitmen kami terhadap kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Poli Women and Children Clinic kini hadir dengan fasilitas modern serta ruang tunggu yang lebih luas dan homey. Tersedia juga playground, pojok baca, dan ruang laktasi, sehingga anak-anak dan ibu merasa lebih nyaman. Klinik ini didukung oleh enam dokter spesialis anak dan dokter konsultan neonatal intensive care unit (NICU), serta tim obstetri dan ginekologi yang berpengalaman, termasuk satu dokter konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi.

Selain konsultasi fertilitas, layanan di klinik ini mencakup inseminasi, USG 4D, histeroskopi, laparoskopi, serta penanganan tumor dan kista. Seluruh layanan dilakukan dengan pendekatan holistik dan teknologi medis terkini.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Women and Children Clinic ini bisa menjadi mitra terpercaya bagi yang sedang merencanakan kehamilan,” pungkas dr. Sri.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore