
Ilustrasi ibu memberikan ASI pada bayi. (Freepik)
JawaPos.com – Survei terbaru mengungkap fakta yang cukup memprihatinkan: hanya 39% ibu memahami bahwa ASI eksklusif seharusnya diberikan selama enam bulan pertama kehidupan bayi sesuai rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan RI. Padahal, masa ini sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pencegahan stunting pada anak.
Survei yang dilakukan pada Juli 2025 terhadap 672 ibu hamil ini menunjukkan bahwa meski 91% responden merasa siap menyusui, mayoritas belum tahu durasi ideal ASI eksklusif dan faktor penentu kualitasnya. Banyak yang masih mengira kualitas ASI hanya dilihat dari warna atau kekentalannya, padahal gizi harian ibu berperan besar menentukan kandungan nutrisi ASI.
Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr. Dewi Virdianti P., menjelaskan bahwa kebutuhan gizi ibu meningkat drastis selama menyusui.
“Protein, kalsium, vitamin B kompleks, DHA, hingga Omega-3 sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk bayi tetapi juga untuk menjaga energi, imunitas, dan kesehatan mental ibu. Tanpa asupan yang cukup, kualitas ASI bisa berkurang,” ujarnya, Selasa (5/8).
Sebagai contoh solusi, dr. Dewi menambahkan bahwa pemenuhan gizi dapat dibantu dengan pilihan makanan bergizi seimbang dan tambahan nutrisi khusus ibu menyusui.
Di sisi itu, Junita, Business Group Manager PRENAGEN, menyampaikan bahwa ASI eksklusif bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas. Nutrisi yang dikonsumsi ibu, diserap tubuh, dan dialirkan melalui ASI menentukan kandungan penting yang dibutuhkan buah hati di masa awal kehidupannya.
"Sebagai brand yang mendukung pemberian ASI eksklusif berkualitas, PRENAGEN hadir sebagai support system Moms untuk memastikan periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan berjalan optimal," ucapnya.
Salah satunya melalui produk susu yang diformulasikan sesuai kebutuhan, seperti PRENAGEN Lactamom, yang mengandung protein, kalsium, vitamin B2 dan B12, DHA, dan Omega-3 dengan kadar gula rendah.
“Formulasi seperti ini dirancang untuk membantu menjaga kualitas ASI sekaligus kenyamanan ibu selama masa menyusui,” jelasnya.
Terakhir, dr. Dewi menegaskan bahwa pemberian ASI eksklusif bukan hanya soal banyaknya produksi, tetapi juga kualitasnya. Kandungan gizi dalam ASI akan mengikuti pola makan dan nutrisi yang dikonsumsi ibu setiap hari.
Karena itu, edukasi seputar gizi ibu menyusui perlu terus digencarkan, agar setiap bayi mendapat asupan terbaik di masa awal kehidupannya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
