Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 06.55 WIB

ASI Eksklusif Harus Diberikan 6 Bulan, Dokter Beri Tips Agar Berkualitas

Ilustrasi ibu memberikan ASI pada bayi. (Freepik) - Image

Ilustrasi ibu memberikan ASI pada bayi. (Freepik)

JawaPos.com – Survei terbaru mengungkap fakta yang cukup memprihatinkan: hanya 39% ibu memahami bahwa ASI eksklusif seharusnya diberikan selama enam bulan pertama kehidupan bayi sesuai rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan RI. Padahal, masa ini sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pencegahan stunting pada anak.

Survei yang dilakukan pada Juli 2025 terhadap 672 ibu hamil ini menunjukkan bahwa meski 91% responden merasa siap menyusui, mayoritas belum tahu durasi ideal ASI eksklusif dan faktor penentu kualitasnya. Banyak yang masih mengira kualitas ASI hanya dilihat dari warna atau kekentalannya, padahal gizi harian ibu berperan besar menentukan kandungan nutrisi ASI.

Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr. Dewi Virdianti P., menjelaskan bahwa kebutuhan gizi ibu meningkat drastis selama menyusui.

“Protein, kalsium, vitamin B kompleks, DHA, hingga Omega-3 sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk bayi tetapi juga untuk menjaga energi, imunitas, dan kesehatan mental ibu. Tanpa asupan yang cukup, kualitas ASI bisa berkurang,” ujarnya, Selasa (5/8).

Sebagai contoh solusi, dr. Dewi menambahkan bahwa pemenuhan gizi dapat dibantu dengan pilihan makanan bergizi seimbang dan tambahan nutrisi khusus ibu menyusui.

Di sisi itu, Junita, Business Group Manager PRENAGEN, menyampaikan bahwa ASI eksklusif bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas. Nutrisi yang dikonsumsi ibu, diserap tubuh, dan dialirkan melalui ASI menentukan kandungan penting yang dibutuhkan buah hati di masa awal kehidupannya.

"Sebagai brand yang mendukung pemberian ASI eksklusif berkualitas, PRENAGEN hadir sebagai support system Moms untuk memastikan periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan berjalan optimal," ucapnya.

Salah satunya melalui produk susu yang diformulasikan sesuai kebutuhan, seperti PRENAGEN Lactamom, yang mengandung protein, kalsium, vitamin B2 dan B12, DHA, dan Omega-3 dengan kadar gula rendah.

“Formulasi seperti ini dirancang untuk membantu menjaga kualitas ASI sekaligus kenyamanan ibu selama masa menyusui,” jelasnya.

Terakhir, dr. Dewi menegaskan bahwa pemberian ASI eksklusif bukan hanya soal banyaknya produksi, tetapi juga kualitasnya. Kandungan gizi dalam ASI akan mengikuti pola makan dan nutrisi yang dikonsumsi ibu setiap hari.

Karena itu, edukasi seputar gizi ibu menyusui perlu terus digencarkan, agar setiap bayi mendapat asupan terbaik di masa awal kehidupannya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore