Ilustrasi melindungi pendengaran dengan menutup telinga. (azerbaijan_stockers/Freepik)
JawaPos.com - Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sound system berdaya tinggi atau sound horeg menjadi tren tersendiri di berbagai daerah Jawa Timur.
Bagi sebagian orang, hal ini dianggap sebagai ekspresi budaya dan hiburan rakyat. Bahkan, menurut Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Haris Sukamto fenomena ini dapat dikaji sebagai bagian dari kekayaan intelektual komunal masyarakat.
Namun, keberadaan sound horeg juga menuai kritik karena dianggap menimbulkan sejumlah dampak negatif, seperti gangguan sosial, penurunan moral, hingga polusi suara yang berlebihan.
Sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan beberapa pondok pesantren di Jawa Timur bahkan telah memfatwakan haram praktik ini.
Terlepas dari kontroversi yang ada, satu hal yang tidak dapat diabaikan ialah dampak suara keras terhadap kesehatan telinga.
Dilansir dari Fox News (13/6), paparan suara bising terus-menerus terbukti dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen, terutama pada orang lanjut usia (lansia).
Agar kesehatan tetap terjaga, berikut enam tips sederhana untuk melindungi telinga dari kerusakan jangka panjang.
Suara keras yang terus-menerus, seperti di konser, lalu lintas padat, atau acara dengan sound system besar dapat merusak sel-sel halus di dalam telinga. Hal ini dapat terjadi perlahan dan tanpa disadari.
Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Membuat Jerawat Hilang, Jadi Pilihan Alami untuk Kulit Sehat dan Mulus
Menurut National Institutes of Health (NIH), mengurangi durasi berada di lingkungan yang bising adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah gangguan pendengaran.
Misalnya, jika sedang berada di hajatan yang menggunakan sound horeg, cobalah sesekali menjauh ke tempat lebih tenang atau menurunkan volume jika memungkinkan.
Ketika berada di lingkungan dengan suara keras yang tidak dapat dihindari, seperti di konser atau karnaval, gunakan pelindung telinga seperti earplug atau earmuff.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
