Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 02.19 WIB

Kementerian Kesehatan dan Essity Perkuat Upaya Mengatasi Resistensi Anti Mikroba di Indonesia

Kementerian kesehatan melakukan penandatangan MoU dengan Essity guna memperkuat upaya nasional dalam pengendalian resistensi anti mikroba (AMR). (Istimewa) - Image

Kementerian kesehatan melakukan penandatangan MoU dengan Essity guna memperkuat upaya nasional dalam pengendalian resistensi anti mikroba (AMR). (Istimewa)

JawaPos.com-Ancaman global resistensi anti mikroba (AMR) mengintai sistem kesehatan dunia. Kementerian Kesehatan menggandeng Essity guna memperkuat upaya nasional dalam pengendalian AMR. 

Kerja sama ini berada di bawah naungan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP). Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak tinggal diam menghadapi krisis senyap yang bisa membunuh jutaan jiwa. 

Langkah ini penting lantaran resistensi anti mikroba membuat obat antibiotik tak lagi mempan, mengubah infeksi biasa menjadi penyakit mematikan. Indonesia, sebagai negara berpenduduk keempat terbanyak di dunia, masuk garis depan dalam perang melawan AMR.

Selama lima tahun ke depan, program implementasi akan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat dan evaluasi rutin. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi publik-swasta dapat menghadirkan solusi konkret, inovatif, dan berkelanjutan.

Mulai dari kampanye kesadaran publik dan tenaga medis, distribusi materi edukatif nasional, pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penyusunan pedoman penggunaan antibiotik yang lebih bijak dan penguatan pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan. 

Essity juga membawa teknologi unggulan Sorbact, solusi perawatan luka tanpa kandungan antimikroba. Teknologi ini mampu menurunkan tingkat infeksi dan penggunaan antibiotik, seperti yang telah dibuktikan di berbagai fasilitas kesehatan di Eropa dan Asia.

“Dengan keahlian kami dan dukungan teknologi Sorbact, kami tak hanya berkontribusi pada peningkatan hasil perawatan pasien, tetapi juga mendukung penguatan upaya nasional dalam menanggulangi resistensi antibiotik. Bersama, kita mendorong perubahan menuju sistem layanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Danny Cho, Direktur Essity untuk Asia Tengah dan Timur.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore