
Ilustrasi dokter menjelaskan ke pasien. (Dok. Istockphoto)
JawaPos.com - Stroke adalah masalah kesehatan yang cukup serius dan bisa menyerang siapa saja, termasuk anak muda. Salah satu penyebab stroke yang sering tidak disadari adalah gaya hidup tidak sehat, yang semakin umum di kalangan anak muda.
Tren kasus stroke di usia muda menunjukkan lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Namun banyak orang yang belum sadar bahwa mereka juga berisiko mengalaminya.
Melansir ayosehat.kemkes.go.id, data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) tahun 2019 mencatat stroke sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yakni 19,42 persen dari total kematian.
Berdasarkan riset kesehatan dasar (riskesdas) prevalensi stroke meningkat drastis dari 7 per 1.000 penduduk pada 2013 menjadi 10,9 per 1.000 penduduk pada 2018.
Bahkan, dilansir dari kemkes.go.id, survei kesehatan Indonesia tahun 2023 mencatat prevalensi stroke mencapai 8,3 per 1.000 penduduk, dengan beban biaya pengobatan mencapai Rp5,2 triliun, menjadikannya penyakit dengan pembiayaan tertinggi ketiga setelah jantung dan kanker.
Stroke dan Penyebabnya di Kalangan Muda
Stroke merupakan gangguan fungsi otak yang terjadi secara tiba-tiba akibat gangguan suplai darah, baik karena sumbatan (stroke iskemik) maupun perdarahan (stroke hemoragik). Pada usia lanjut, stroke kerap disebabkan penyakit vaskular seperti hipertensi dan diabetes. Namun pada usia muda, faktor gaya hidup menjadi penyebab dominan.
Beberapa pemicu stroke di usia muda antara lain:
Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, penggunaan narkoba, dan pola makan tinggi lemak mempercepat kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.
Gaya hidup sedentari seperti duduk terlalu lama tanpa aktivitas fisik dapat memicu penyakit jantung dan stroke. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung, yang semuanya merupakan faktor risiko stroke.
Kelainan jantung bawaan seperti patent foramen ovale (PFO). Satu dari empat bayi yang lahir di dunia ini memiliki kondisi kelainan pada jantung, di mana lubang pada serambi kiri dan kanan jantung tidak tertutup setelah lahir. Kondisi ini akan membuat sistem pemompaan jantung tidak berfungsi dengan semestinya.
Alhasil, akan ada darah yang tersisa dalam jantung yang nantinya akan menggumpal atau keluar dengan sendirinya menuju otak hingga menyebabkan stroke.
Cara Mengenali Tanda Stroke di Usia Muda
Melansir ayosehat.kemkes.go.id, Kementerian Kesehatan RI menganjurkan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda awal stroke dengan menggunakan akronim "SeGera Ke RS" yaitu:

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
