Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Maret 2025 | 19.59 WIB

Ketahui 6 Dampak Negatif Bermain Petasan untuk Kesehatan, Bisa Bikin Buta dan Kehilangan Pendengaran

Ilustrasi penjual petasan yang menjamur jelang Lebaran. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Kembang api dan petasan sering kali disulut untuk memeriahkan acara-acara khusus, misalnya untuk menyambut Lebaran. Kerap terlihat di berbagai tempat di tanah air, data malam Takbiran, banyak orang menyalakan petasan. Meski dianggap mampu menambah semarak suasana hari kemenangan, bermain petasan juga menyimpan potensi bahaya untuk kesehatan. 

Lantas, apa saja akibat main petasan dan kembang api yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh? Mari simak ulasan lengkap mengenai dampak kembang api dan petasan melalui ulasan di bawah ini, seperti dilansir dari laman resmi Siloam Hospitals.

Akibat Main Petasan dan Kembang Api bagi Kesehatan

Meski menyenangkan, bermain petasan dan kembang api perlu dilakukan dengan berhati-hati karena berisiko menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut adalah sejumlah bahaya main petasan dan kembang api yang perlu diwaspadai:

1. Meningkatkan Risiko Luka Bakar

Akibat main petasan yang pertama adalah dapat meningkatkan risiko terkena luka bakar. Kondisi ini dapat terjadi ketika percikan atau residu petasan mengenai permukaan kulit, rambut, tangan, atau bagian tubuh lainnya. 

Bahkan, tingkat keparahan luka bakar tersebut dapat semakin memburuk jika ledakan petasan terjadi di dekat tubuh. Selain itu, bermain kembang api juga berpotensi mencederai orang lain jika tidak diarahkan dengan tepat.

2. Memicu Kejang pada Penderita Epilepsi

Efek suara petasan yang perlu diwaspadai berikutnya adalah dapat memicu kambuhnya gejala pada penderita epilepsi. Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat yang terjadi karena adanya aktivitas listrik berlebihan di dalam otak.

Ledakan petasan cenderung menimbulkan suara yang cukup keras sehingga berisiko meningkatkan aktivitas listrik di otak yang memicu kambuhnya gejala epilepsi, seperti kejang hingga penurunan kesadaran secara tiba-tiba.

3. Meningkatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Petasan dan kembang api terbuat dari bahan peledak yang dapat menghasilkan berbagai polutan udara saat dinyalakan, seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), dan sulfur dioksida (SO2).

Apabila terhirup oleh manusia dalam jumlah banyak, senyawa tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam gangguan pernapasan, seperti sesak napas, bronkitis, infeksi saluran napas atas, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), hingga kanker paru-paru.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore