Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Maret 2025 | 18.22 WIB

Pentingnya Sayur dan Serat untuk Kesehatan Jangan Sampai Menyesal

foto: Ilustrasi buah dan sayur (Kamran Aydinov/freepik.com) - Image

foto: Ilustrasi buah dan sayur (Kamran Aydinov/freepik.com)

JawaPos.com - Menjaga pola makan yang seimbang adalah kunci utama dalam hidup sehat. Namun, banyak yang abai terhadap peran penting sayur dan serat. Banyak orang lebih fokus pada asupan protein dan karbohidrat, tetapi melupakan serat yang berperan besar dalam sistem pencernaan.

Dokter Tirta dalam laman YouTube Tirta PengPengPeng membagi pengalaman pribadinya menjadi pelajaran berharga tentang betapa krusialnya konsumsi sayur dan serat setiap hari.

Tirta menceritakan, selama dua bulan lebih banyak mengonsumsi protein dan mengabaikan sayur. Dia lebih banyak memakan daging merah dan daging putih. Jika pun ada sayur, dr Tirta hanya mengonsumsi timur. Pilihannya itu ternyata berujung pada masalah pencernaan serius.

Akibatnya, dia mengalami sembelit parah hingga buang air besar berdarah. Kejadian itu akhirnya menyadarkannya bahwa serat itu penting dalam pola makan sehari-hari.

Masalah pencernaan yang dialami Dr. Tirta adalah bukti nyata bahwa tubuh sangat membutuhkan serat untuk menjaga kesehatan usus. Kurangnya serat dapat menyebabkan tinja menjadi keras, sulit dikeluarkan, dan bisa mengakibatkan luka di rektum atau bahkan ambeien. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun protein penting untuk membangun otot, mengabaikan serat bisa berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan.

Mengapa Serat dan Sayur Sangat Penting?

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Serat berfungsi sebagai pembersih alami bagi sistem pencernaan. Ia membantu melunakkan tinja, memperlancar buang air besar, dan mencegah sembelit. Jika seseorang kekurangan serat, buang air besar bisa menjadi menyakitkan dan berisiko menyebabkan luka pada anus atau bahkan wasir.

2. Mencegah Kanker Usus Besar

Salah satu manfaat terbesar serat adalah membantu mencegah kanker usus besar. Serat berperan dalam membersihkan sisa makanan yang menempel di dinding usus, sehingga mengurangi risiko pembentukan sel kanker. Dengan pola makan tinggi serat, risiko terkena kanker usus bisa berkurang secara signifikan.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Serat juga memiliki peran penting dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Makanan tinggi serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang bisa berujung pada resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Selain bermanfaat bagi sistem pencernaan, serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Ini membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

5. Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

Makanan kaya serat membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau sedang menjalani program diet.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore