
Ilustrasi Rempah-rempah dari kunyit hingga jahe (Pixabay.com/mattyphotography)
Jawapos.com - Rempah-rempah di Indonesia selain untuk membuat cita rasa makanan semakin lebih enak, juga dapat berfungsi sebagai obat-obatan alternatif sehingga dapat berperan memelihara kesehatan hingga membuat kesembuhan.
Beberapa di antaranya dapat meredakan rasa sakit karena mempunyai sifat anti-inflamasi dan membantu mengatasi kondisi seperti radang sendi.Seperti cengkeh, memiliki eugenol, anestesi alami untuk mengatasi sakit gigi. Bahkan rempah-rempah juga dapat membantu upaya diet atau penurunan berat badan.
Meski bukan suplemen kimia, bukan berarti rempah-rempah tidak memiliki dosis dan efek samping seperti obat-obatan dari industri farmasi.
Dilansir dari Indiatimes.com, pada Rabu, (18/9), berikut adalah efek samping yang jarang diketahui dari beberapa rempah-rempah populer yang kita konsumsi:
Jahe
Jahe memiliki banyak khasiat obat karena kandungannya baik untuk pencernaan mulai dari kembung sampai sembelit, dan mual hingga bengkak, dan minim efek samping, kecuali kelebihan asupan atau gangguan pada kondisi tertentu. Jika mengkonsumsi jahe dalam dosis tinggi, maka dapat menyebabkan mulas ringan, diare, dan iritasi mulut. Selain itu, mengkonsumsi jahe secara berlebihan dapat meningkatkan risiko pendarahan pada beberapa orang dan memperburuk kondisi jantung, khususnya jika akan atau sedang menjalani operasi, sebaiknya hindari mengasup jahe.
Dosis Ideal Jahe
Dosis asupan jahe harian sebaiknya dibatasi sekitar 3-4 gram. Mengasup lebih dari 6 gram jahe per hari dapat memicu masalah diare, mulas dan asam lambung.
Kunyit
Kunyit adalah salah satu rempah-rempah paling kuno, yang digunakan dalam pengobatan berbagai infeksi, masalah pencernaan, dan menghilangkan rasa sakit dan nyeri. Kunyit kerap diakui karena manfaatnya yang beragam. Kandungan kurkuminnya dapat meningkatkan sensitivtas insulin, mencegah peradangan, dan infeksi, kanker, ISK, dan masih banyak lagi masalah kesehatan lainnya. Bahkan, kunyit menjadi rempah yang diolah menjadi minuman yang hype di Barat, seperti kunyit latte dan sari kunyit.
Namun, orang-orang perlu mengasupnya sesuai dosis yang dianjurkan oleh ahli gizi dan ahli diet, karena mengkonsumsi kunyit secara berlebihan dapat mengganggu sistem pencernaan, dan menyebabkan sembelit, diare, gangguan pencernaan, gas, dan asam lambung. Kunyit memiliki sifat pengencer darah yang dapat meningkatkan risiko pendarahan. Kelebihan kunyit juga dapat menurunkan kadar gula darah secara tiba-tiba sehingga merepotkan. Kurkumin dosis tinggi juga sehingga dapat merusak hati.
Dosis Ideal Kunyit
Kunyit sebaiknya dikonsumsi untuk sehari-hari dalam dosis 3 gram untuk hasil terbaik.
Bawang Putih
Bawang putih adalah salah satu rempah-rempah populer baik dalam dunia kuliner maupun obat alternatif. Bawang putih dikenal berbagai manfaatnya dalam melawan bakteri dan virus, mengatur gula darah, mengobati batuk dan pilek, serta mencegah beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar dan perut. Itu karena bawang putih mengandung senyawa allicin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
