
Salah satu manfaat sayur pare untuk kesehatan adalah dapat mengelola kadar gula darah (foodrepublic.com)
JawaPos.com - Pare dikenal sebagai labu pahit atau Momordica charantia, ini merupakan tanaman merambat tropis yang termasuk dalam keluarga labu-labuan dan berkerabat dekat dengan zukini, labu siam, labu kuning, dan mentimun.
Tanaman pare dibudidayakan di seluruh dunia karena buahnya yang dapat dimakan, yang dianggap sebagai makanan pokok seperti sayuran, atau cemilan di Asia.
Selain rasanya yang tajam dan penampilannya yang khas, pare telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan yang mengesankan.
Simak 6 manfaat pare berikut ini berdasarkan laman Healthline yang dikutip oleh JawaPos.com, Rabu (4/9):
1. Mengandung nutrisi bagi tubuh
Pare merupakan sumber berbagai nutrisi penting. Dalam 100 gram pare mentah dapat mengandung 21 kalori, 4 gram karbohidrat, 2 gram serat, 99 persen Vitamin C, Vitamin A 44% dari DV, Folat 17% dari DV, Kalium 8% dari DV, Zinc 5% dari DV, Zat besi 4% dari DV.
Pare sangat kaya akan vitamin C , mikronutrien penting yang terlibat dalam pencegahan penyakit, pembentukan tulang, dan penyembuhan luka.
Kandungan vitamin A yang tinggi, yaitu vitamin yang larut dalam lemak, juga meningkatkan kesehatan kulit dan penglihatan yang baik.
Ini menyediakan folat , yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, serta sejumlah kecil kalium, seng, dan zat besi.
Pare juga merupakan sumber katekin, asam galat, epikatekin, dan asam klorogenat yang baik senyawa antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sel Anda dari kerusakan.
Ditambah lagi, rendah kalori namun tinggi serat, memenuhi sekitar 8% kebutuhan serat harian Anda dalam satu porsi satu cangkir (94 gram).
2. Menurunkan gula darah
Berkat khasiat obatnya yang ampuh, pare telah lama digunakan oleh penduduk asli di seluruh dunia untuk membantu mengobati kondisi terkait diabetes.
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian telah mengkonfirmasi peran Pare dalam pengendalian gula darah.
Sebuah penelitian selama 3 bulan terhadap 24 orang dewasa penderita diabetes menunjukkan bahwa mengkonsumsi 2.000 mg pare setiap hari menurunkan gula darah dan hemoglobin A1c, sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kontrol gula darah selama tiga bulan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
