
Ilustrasi buah kedondong bermanfaat untuk kesehatan. (Pixabay)
JawaPos.com–Kedondong adalah buah yang masih satu keluarga dengan mangga. Bahkan buah yang satu ini juga kerap disebut sebagai umbi mangga. Namun, rasa dan teksturnya berbeda dengan buah mangga.
Tekstur kedondong cenderung keras dan bercita rasa manis-asam. Meski begitu, tak sedikit orang yang menyukai buah ini.
Sebagaimana dilansir dari Halodoc, di balik rasanya yang unik, buah ini juga memiliki segudang manfaat kesehatan. Yuk, simak penjelasan berikut!
Berikut kandungan nutrisi dari 100 gram buah kedondong melansir dari Fat Secret. Total lemak 0,27 gram, lemak jenuh 0,08 gram, lemak tak jenuh ganda 0,093 gram, total karbohidrat 10 gram, lemak tak jenuh tunggal 0,039 gram, natrium 3 miligram, serat makanan 2,2 gram, gula 5,95 gram, protein 0,88 gram, vitamin D, kalsium 18 miligram, besi 0,12 miligram, kalium 250 miligram, vitamin A 38 mikrogram, vitamin C 76 miligram.
Kandungan vitamin dan mineral di atas ternyata memberikan manfaat kesehatan berikut ini.
Kedondong mengandung antioksidan glikosida jantung yang bermanfaat menjaga fungsi jantung. Senyawa ini bekerja dengan menjaga tekanan darah tetap normal sekaligus mencegah terjadinya hipertensi atau hipotensi.
Selain itu, buah ini juga memperlancar distribusi nutrisi dalam pembuluh darah dan mencegah penyumbatan kolesterol LDL di arteri. Kedua fungsi tersebut mampu mencegah penyakit jantung.
Jika menilik dari kandungan nutrisinya, kedondong mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Seperti kamu ketahui bahwa manfaat utama vitamin C adalah menjaga imunitas.
Bersama dengan zat besi, vitamin C mampu meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh. Ketika kamu mengonsumsi buah ini, terjadi proses sintesis sel darah putih dan meningkatkan penyerapan zat besi sehingga daya tahan tubuh terjaga.
Akan tetapi, kandungan vitamin C dalam kedondong bisa menurun seiring tingkat kematangan buah. Jadi, jika ingin merasakan khasiatnya, jangan mengonsumsi buah yang sudah terlalu matang.
Buah ini juga mengandung sederet antioksidan, seperti flavonoid, terpenoid, dan tanin. Semua jenis antioksidan tersebut saling bekerja sama untuk menjaga sistem pencernaan.
Selain antioksidan, kandungan serat pada buah ini juga ampuh mengurangi kembung dan sakit perut. Jadi, kamu bisa mengonsumsinya saat mengidap sembelit alias kesulitan BAB.
Manfaat selanjutnya yaitu menjaga fungsi penglihatan dengan kandungan vitamin A yang melimpah. Jenis vitamin ini membantu proses pemberi informasi visual dari retina ke otak.
Mengonsumsi kedondong secara teratur dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD) dan masalah penglihatan lainnya.
Kandungan antioksidan dalam kedondong juga bisa mencegah penuaan dini dengan merangsang sintesis kolagen.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
