Exclusive Meeting Bio Farma bersama Dokter Spesialis Jantung untuk berdiskusi Ovine Enoxaparin Sodium
JawaPos.com - Bio Farma mengundang para Dokter Spesialis Jantung untuk berdiskusi mengenai produk Ovine Enoxaparin Sodium di hotel DoubleTree by Hilton, Jakarta, Sabtu (15/6). Kegiatan itu dihadiri oleh Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki, Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovakular (PERKI).
Acara itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para dokter mengenai penggunaan Enoxaparin dalam tatalaksana penyakit Sindrom Koroner Akut. Selain itu, untuk meningkatkan awareness pada dokter tentang adanya ovine-based Enoxaparin sodium yang telah melalui uji klinis di Indonesia.
Penggunaan Ovine, memungkinkan munculnya obat Enoxaparin Sodium yang halal. Dari acara itu juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dokter mengenai penggunaan Enoxaparin Sodium dalam penyakit kardiovaskular. Khususnya dalam manajemen Sindrom Koroner Akut.
Direktur Pemasaran Bio Farma Kamelia Faisal mengatakan, saat ini masyarakat harus mulai concern terhadap penyakit-penyakit yang makin berkembang. Salah satunya, penyakit jantung yang menjadi penyakit pembunuh nomor satu khususnya di Indonesia.
“Penyakit Kardiovaskular ini disebut sebagai 'silent killer' karena datang dengan diam-diam dan menjadi penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia," ungkap Kamelia Faisal.
Dia menambahkan, saat ini Bio Farma menciptakan Enoxaparin Sodium yang berbasis dari Ovine sebagai bahan dasarnya. Enoxaparin Sodium adalah obat antikoagulan yang membantu mencegah terjadinya pembekuan pada darah.
Enoxaparin Sodium digunakan untuk mencegah komplikasi dari angina tidak stabil. Atau sebagai pengobatan dari penyakit jantung koroner sebelum dilakukan PCI (percutaneous coronary intervention).
Bio Farma menggunakan Ovine sebagai bahan dasar untuk merespons permintaan masyarakat atas Enoxaparin Sodium yang halal. “Masyarakat sangat peduli dengan label halal pada produk-produk yang dikonsumsi termasuk pada vaksin atau obat. Berdasarkan alasan tersebut, Bio Farma terus menjalani proses untuk mendapatkan sertifikasi halal," imbuhnya.
Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma Sri Harsi Teteki menyampaikan, ada beberapa proses yang harus dilalui agar sebuah produk dapat dinyatakan halal. "Kami berharap Enoxaparin berbasis Ovine ini sesuai dengan keperluan masyarakat akan produk-produk farmasi halal," jelasnya.
Saat ini, perizinan produk itu masih dalam proses karena Bio Farma tidak hanya memastikan bahan bakunya halal. Begitu juga dengan proses produksi yang harus melingkupi beberapa aspek seperti pengambilan produk hingga medianya.
"Bahhkan pengemasannya diteliti dan itu semua harus melalui sertifikasi halal," tutur Sri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
