Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juni 2024 | 18.26 WIB

Apakah Alpukat Berbahaya Bagi Kesehatan Ginjal Anda? Simak Fakta Berikut Ini

Apakah Alpukat Berbahaya Bagi Kesehatan Ginjal Anda? Simak Fakta Berikut Ini (healthshots.com) - Image

Apakah Alpukat Berbahaya Bagi Kesehatan Ginjal Anda? Simak Fakta Berikut Ini (healthshots.com)

JawaPos.com - Alpukat merupakan buah yang mengandung nutrisi, lemak sehat, serat, vitamin dan mineral.

Lemak tak jenuh tunggalnya meningkatkan kesehatan jantung dan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Alpukat juga sebagai sumber potasium yang baik, dan dapat meningkatkan tekanan darah yang sehat.

Siapa pun yang ingin meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan, terutama mereka yang mencari manfaat jantung dan pengelolaan berat badan, harus mengonsumsi alpukat

Berdasarkan informasi yang diperoleh JawaPos.com, Sabtu (1/1), di laman Health Shot, meskipun alpukat dapat membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan, orang dengan masalah ginjal sebaiknya menghindari alpukat. Mengapa demikian?

Alpukat sangat bergizi, namun dibalik nilai gizinya yang tinggi ternyata alpukat dapat menimbulkan risiko bagi penderita penyakit ginjal atau masalah terkait.

Hal ini terutama disebabkan oleh kandungan potasiumnya yang tinggi.

Komal Malik seorang Ahli Kesehatan mengatakan bahwa ginjal yang sehat mengatur kadar kalium dalam tubuh, namun ketika fungsi ginjal terganggu, kalium dapat menumpuk di dalam darah, sehingga menyebabkan kondisi yang disebut hiperkalemia.

Sementara National Kidney Foundation melaporkan bahwa frekuensi hiperkalemia mencapai 40-50 persen pada penderita penyakit ginjal kronis.

Faktanya, kelebihan potasium dalam darah diketahui dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan.

Bagi penderita penyakit ginjal, mengonsumsi makanan tinggi potasium, seperti alpukat, dapat semakin meningkatkan kadar potasium dalam darah, sehingga berpotensi menyebabkan kelainan irama jantung, kelemahan otot, atau bahkan serangan jantung pada kasus yang parah.

Menurut American Kidney Fund, hiperkalemia bahkan bisa menyebabkan serangan jantung atau kematian.

Sayangnya, banyak penderita hiperkalemia mungkin tidak mengalami gejala sampai timbul masalah kesehatan jantung yang signifikan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore