
Ilustrasi bau ketiak.
JawaPos.com - Masalah bau ketiak tidak hanya dialami oleh pria, tapi juga perempuan. Reaksi bakteri kulit dengan keringat menjadi penyebab bau tersebut, yang bisa diperparah oleh obesitas atau faktor makanan.
Mandi adalah langkah untuk mencegah atau menghilangkan bau badan. Selain itu, penggunaan deodorant juga menjadi cara populer untuk mengatasi bau ketiak.
Meski deodorant sering dipilih karena penggunaannya yang mudah, masalah yang lebih serius mungkin memerlukan penanganan tambahan.
Menurut Ahli yang dilansir dari Sasily Skin, bau ketiak bisa dihilangkan dengan sabun muka. Sabun muka dapat menghilangkan bau ketiak karena mengandung bahan-bahan tertentu yang ramah untuk kulit ketiak.
Perlu diketahui tidak semua sabun muka ampuh untuk mengatasi bau badan, oleh karena itu penting untuk memilih sabun wajah yang bisa mengatasi masalah bau tak sedap pada tubuh.
Sabun Muka yang Ampuh Atasi Bau Ketiak
Ada beberapa bahan yang terkandung dalam sabun muka yang umumnya efektif bisa membantu mengendalikan aroma tak sedap pada ketiak seperti berikut ini.
1. Benzoyl Peroxide
Benzoil Peroksida dapat membantu mengatasi ketiak dan bau badan dengan cara membunuh bakteri penyebabnya, mengelupas kulit, dan membersihkan pori-pori. Perawatan ini dapat meningkatkan kulit yang lebih halus, mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan, dan mencegah jerawat atau kulit berminyak.
Penggunaan gel 2,5 persen direkomendasikan untuk ketiak, dan perlu diaplikasikan dengan hati-hati karena kulit di area tersebut cenderung lebih sensitif. Selain itu, sabun benzoil peroksida juga bisa digunakan saat mandi untuk hasil yang lebih baik.
2. Asam salisilat
Bahan ini dapat membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi kemungkinan infeksi bakteri, sehingga dapat membantu mengendalikan bau ketiak.
Konsentrasi asam salisilat yang paling aman untuk digunakan setiap hari pada ketiak Anda adalah 0,5 – 5 persen. Anda akan dapat menemukan konsentrasi rendah asam salisilat dalam sabun muka atau toner.
3. Glycolic Acid
Asam glikolat membantu mengendalikan bau ketiak karena mengurangi bakteri Staphylococcus hominis dan sel-sel kulit mati. Enzim C-Tylase dalam bakteri menyebabkan bau menyengat ketika berkeringat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
