
Caption foto: Ilustrasi penderita ADHD. (Sumber: freepik).
JawaPos.com - Gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak, diketahui mencakup kesulitan konsentrasi, perilaku hiperaktif, dan impulsif.
Gejala ADHD, biasanya terlihat sejak dini dan lebih mencolok saat situasi berubah, seperti mulai sekolah.
Kasus ADHD biasanya terdeteksi pada usia 6-12 tahun. Anak-anak dengan ADHD sering merasa rendah diri, kesulitan bersosialisasi, dan memiliki prestasi akademik rendah.
Lebih umum pada laki-laki, dengan gejala yang berbeda; laki-laki cenderung hiperaktif, sedangkan perempuan cenderung tidak fokus.
Penyebab pasti ADHD belum diketahui, tetapi faktor genetik, kelainan saraf, dan kelahiran prematur berperan. Biologis memainkan peran besar dalam risiko ADHD.
Apa Itu ADHD?
Dikutip dari halodoc.com, Minggu (24/3), Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah kondisi medis yang ditandai oleh perilaku impulsif dan hiperaktif. Gejalanya membuat kesulitan bagi anak-anak untuk berkonsentrasi pada satu hal.
Meskipun lebih umum pada anak-anak, gejala ADHD dapat berlanjut hingga usia remaja dan dewasa. ADHD memiliki tiga subtipe:
Hiperaktif-impulsif dominan: Menampilkan masalah hiperaktivitas dan perilaku impulsif.
Inatentif dominan: Kesulitan dalam mempertahankan perhatian, cenderung tidak fokus.
Kombinasi hiperaktif-impulsif dan inatentif: Menampilkan gejala hiperaktif, impulsif, dan kurangnya perhatian.
Apa Penyebab ADHD?
Penyebab pasti ADHD masih belum dipahami sepenuhnya oleh para ahli. Namun, gangguan kesehatan mental ini diduga terkait dengan ketidakseimbangan neurotransmitter di otak.
Beberapa kondisi yang diduga mempengaruhi timbulnya ADHD pada anak meliputi:

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
