Buah tin dinyatakan sebagai salah satu sumber bahan dengan kandungan kalsium dan serat yang tertinggi.
Pada masa Romawi Kuno, buah tin disebut sebagai buah suci. Peradaban Yunani Kuno menggunakan buah tin sebagai makanan pokok. Penggunaan buah, akar, dan daun pohon tin dalam sistem kesehatan tradisional sudah dilakukan turun-temurun. Di antaranya untuk kesehatan liver, tulang, dan susunan saraf pusat.
---
COBALAH menyiapkan buah tin segar atau kering sebagai makanan dalam bulan Ramadan tahun ini. Alasan utama pasti berkaitan dengan keutamaan buah itu, sehingga namanya disebut dalam kitab suci Alquran Surah At Tin. Buah tin juga terpilih sebagai salah satu bahan alam dalam buku pengobatan nabi.
Dikenal dengan nama buah fig atau ara, tanaman asalnya bernama Ficus carica dari suku Moraceae. Berasal dari kawasan Mediterania, Asia Barat dan Selatan, budi daya pohon tin sudah meluas ke seluruh dunia. Pohonnya kecil dengan daun berbentuk seperti daun pepaya. Buahnya berwarna hijau yang saat matang menjadi cokelat atau ungu. Begitu matang, kulit luarnya retak dan memperlihatkan bagian dalam buah yang siap untuk langsung dimakan. Daging buah berasa manis, berbiji banyak dengan ukuran bervariasi, dan crunchy.
Buah tin segar dan kering memang populer sebagai makanan sejak awal peradaban manusia. Pengobatan Yunani menggunakan buah itu sebagai laksatif ringan, ekspektoran, diuretik, mengatasi gangguan liver dan limpa, serta antiradang. Ada penggunaan untuk pengobatan lepra dan sebagai afrodisiaka. Buah yang diolah sebagai sirup terkenal khasiatnya sebagai obat untuk mengatasi sulit buang air besar.
Khasiat itu sudah dipelajari dan tertulis dalam artikel ulasan ilmiah (2021) oleh peneliti Jordania. Dikatakan, kandungan serat buah membantu kelancaran dan keteraturan proses pencernaan. Tin termasuk buah musiman, karena itu kini banyak diperdagangkan dalam bentuk kering di pasar dan pusat perbelanjaan di Makkah dan Madinah.
Kekayaan Zat Bergizi
Budi daya tanaman tin memang utamanya untuk mendapatkan buahnya. Yakni, yang dilukiskan sebagai buah berasa manis dengan daging buah lunak yang ’’meleleh’’ di mulut. Buah tin dinyatakan sebagai salah satu sumber bahan dengan kandungan kalsium dan serat tertinggi. Kandungan kalsium buah kering bahkan lebih tinggi dibanding apel, pisang, kurma, anggur, jeruk, kismis, dan stroberi.
Buah kering sangat kaya serat, mineral tembaga, manganum, magnesium, kalium, kalsium, dan vitamin K dalam konsentrasi yang relatif sesuai kebutuhan harian manusia. Tingginya kandungan serat dapat menjadi pertimbangan perannya dalam pengendalian berat badan.
Keberadaan zat bioaktif golongan fenolik memberi kontribusi pada rasa, warna, dan khasiat buah. Kadar tertinggi adalah rutin, diikuti katekin, chlorogenic acid, epikatekin, gallic acid, dan syringic acid. Percobaan laboratorik menunjukkan perbedaan kandungan zat golongan polifenol, flavonoid, dan antosian di setiap tahapan kematangan buah.
Ada yang saat mentah kulit buahnya keras berwarna hijau, lalu berubah menjadi hijau keunguan. Dan, ketika sudah matang berwarna ungu hitam. Saat kulit buah sudah menghitam maka makin banyak kandungan fenol total, antosianin total, dengan kapasitas antioksidan lebih tinggi.
Perubahan warna pun tergantung varietas buah. Kompleksitas kandungan menjadi alasan kuat terpilihnya buah tin segar sebagai bahan pangan di daerah asalnya.
Kecerdasan dan Kesehatan Otak

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
