
Kelompok Ini Rentang Kekurangan Vitamin D, Berikut Penjelasan Dari National Institutes of Health. (Harvard Edu)
JawaPos.com – Vitamin D adalah salah satu nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh. Vitamin D berperan dalam berbagai fungsi tubuh, seperti kesehatan tulang, sistem kekebalan, regulasi suasana hati, dan lainnya.
Namun, tidak semua orang mendapatkan cukup vitamin D dari paparan sinar matahari atau makanan. Oleh karena itu, banyak orang yang membutuhkan suplemen vitamin D untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.
Apa perbedaan antara keduanya, dan mana yang lebih baik untuk dikonsumsi? Berikut adalah penjelasannya dilansir dari Eating Well, Jumat (16/2).
Perbedaan Vitamin D2 dan D3
Vitamin D2 dan D3 adalah dua bentuk vitamin D yang berbeda dalam hal sumber, struktur, dan efektivitasnya. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:
- Sumber: Vitamin D2 berasal dari tanaman, terutama jamur yang terkena sinar UV. Vitamin D3 berasal dari hewan, terutama ikan berlemak, kuning telur, dan produk susu. Vitamin D3 juga dihasilkan oleh tubuh kita sendiri saat kulit kita terkena sinar matahari.
- Struktur: Vitamin D2 dan D3 memiliki struktur kimia yang berbeda. Vitamin D2 memiliki gugus metil ekstra dan gugus hidroksil yang berbeda dari vitamin D3. Struktur ini mempengaruhi cara tubuh kita mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya.
- Efektivitas: Vitamin D3 lebih efektif dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam darah daripada vitamin D2.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition, vitamin D3 dua kali lebih efektif dalam meningkatkan kadar vitamin D daripada vitamin D2.
Hal ini karena vitamin D3 lebih mudah diserap dan dimetabolisme oleh tubuh daripada vitamin D2.
Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Suplemen Vitamin D
Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, seperti:
1. Bentuk
Pilih suplemen vitamin D yang berbentuk D3, bukan D2, karena D3 lebih efektif dan alami bagi tubuh Anda. Jika Anda vegetarian atau vegan, Anda bisa mencari suplemen vitamin D3 yang berasal dari lumut, ganggang, atau jamur, bukan dari hewan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
