Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Januari 2024 | 17.31 WIB

Terganggu dengan Panu? Berikut Cara Mengatasi Rasa Gatal dan Bersisik pada Kulit

Penderita panu mengalami bercak kulit yang berubah warna di wajah, punggung, bahu, atau perut. (sumber: freepik / pch.vector) - Image

Penderita panu mengalami bercak kulit yang berubah warna di wajah, punggung, bahu, atau perut. (sumber: freepik / pch.vector)

JawaPos.com - Panu atau bisa disebut juga Tinea versikolor adalah infeksi jamur umum yang mengakibatkan perubahan warna pada kulit.

Seseorang yang terkena panu mengalami bercak putih, kuning, merah, merah muda, atau coklat, disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jenis jamur yang biasanya ada di kulit.

Faktor seperti suhu tinggi, kelembapan, dan paparan sinar matahari dapat memperburuk kondisi panu. Meskipun tidak berbahaya atau menular, panu dapat menyebabkan sedikit rasa gatal.

Seperti diketahui, panu umumnya ditemukan di daerah seperti bahu, punggung, dan bagian atas dada.

Penanganan medis untuk panu salah satunya penggunaan obat antijamur topikal atau obat oral oleh penyedia layanan kesehatan.

Siapa saja yang bisa terkena panu?

Tinea versicolor merupakan masalah umum yang memengaruhi banyak orang di seluruh dunia, meskipun belum jelas mengapa pertumbuhan jamur berlebihan terjadi pada kulit beberapa individu sementara tidak pada yang lainnya.

Orang yang tinggal di daerah tropis atau subtropis memiliki risiko tertinggi untuk mengalami kondisi ini, terutama selama bulan-bulan musim panas di wilayah beriklim sedang dan sekitar masa pubertas ketika aktivitas kelenjar minyak kulit meningkat.

Cara mencegah dan mengatasi panu

Apabila Anda memiliki riwayat panu, dokter atau penyedia layanan kesehatan seperti apoteker mungkin menyarankan penggunaan sabun yang mengandung zinc pyrithione, seperti Vanicream™ Z-Bar atau DermaZinc™ Zinc Therapy Soap, ketoconazole seperti Nizoral®, atau selenium sulfide seperti Selsun Blue®.

Jenis sabun ini dapat membantu mencegah kemungkinan infeksi ke depannya dan pertumbuhan jamur yang berlebihan pada kulit.

Selain itu, dokter mungkin juga merekomendasikan penggunaan obat resep khususnya selama bulan-bulan musim panas, di mana risiko kambuhnya panu cenderung lebih tinggi.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore