
Pria dewasa yang sedang mengalami gatal akibat wasir (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Rasa gatal yang muncul akibat wasir sering kali menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa diatasi dengan perawatan sederhana menggunakan krim atau salep yang dijual bebas di apotek. Meski begitu, memahami penyebab, gejala, dan langkah pengobatannya sangat penting agar wasir tidak semakin parah dan cepat sembuh.
Wasir merupakan pembengkakan pembuluh darah di bagian bawah anus dan rektum. Kondisi ini tergolong umum dan dapat dialami oleh siapa saja, terutama orang dewasa. Ketika pembuluh darah di sekitar anus membesar, area tersebut menjadi meradang dan menonjol seperti benjolan kecil yang terasa nyeri.
Benjolan ini dapat mengganggu proses pembersihan setelah buang air besar karena sisa kotoran mungkin masih menempel. Sisa kotoran tersebut dapat menimbulkan iritasi dan rasa gatal di kulit sekitar anus. Selain itu, pembengkakan pada kulit juga dapat memperparah rasa gatal.
Banyak orang mencoba menghilangkan rasa tidak nyaman ini dengan membersihkan area anus secara berlebihan menggunakan tisu basah atau sabun yang mengandung alkohol. Namun, tindakan ini justru bisa memperparah iritasi karena bahan kimia di dalamnya mengikis lapisan pelindung kulit.
Pada kasus wasir yang prolaps (ketika benjolan wasir keluar dari anus), kelembapan di sekitar anus meningkat. Kelebihan kelembapan ini juga bisa memicu rasa gatal yang semakin parah.
Cara Mengobati Wasir yang Gatal
Gatal akibat wasir dapat diatasi dengan krim atau salep khusus wasir yang dijual bebas di apotek. Beberapa orang juga menggunakan supositoria, yaitu obat yang dimasukkan ke dalam rektum untuk meredakan peradangan dan nyeri.
Selain penggunaan obat topikal, beberapa langkah lain juga dapat membantu mempercepat penyembuhan. Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran, buah, dan biji-bijian dapat membantu melunakkan tinja. Menggunakan pelunak feses dan suplemen serat juga dapat mengurangi tekanan saat buang air besar.
Dilansir dari Medical News Today, minum cukup air setiap hari membantu menjaga kelembapan sistem pencernaan, sementara menghindari mengejan terlalu keras dapat mencegah iritasi lebih lanjut pada pembuluh darah di anus. Hindari duduk terlalu lama di toilet dan gunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol jika terasa nyeri. Berendam dengan air hangat beberapa kali sehari juga dapat meredakan rasa nyeri dan gatal.
Mengenali Gejala Wasir
Gejala wasir dapat berbeda tergantung pada jenisnya, apakah eksternal (di luar anus) atau internal (di dalam rektum).
Wasir eksternal biasanya menimbulkan rasa gatal, nyeri saat duduk, serta benjolan keras dan lunak di sekitar anus. Rasa sakit dapat bertambah parah jika penderita mengejan terlalu keras atau terlalu sering membersihkan area anus. Meskipun menyakitkan, gejala wasir eksternal biasanya akan mereda dalam beberapa hari.
Sementara itu, wasir internal sering kali ditandai dengan perdarahan dari rektum yang tampak sebagai darah merah terang pada tinja atau tisu toilet. Dalam beberapa kasus, wasir internal dapat keluar melalui anus (prolaps) dan menimbulkan rasa nyeri tambahan.
Penyebab Lain Gatal di Sekitar Anus
Selain wasir, beberapa kondisi lain juga dapat menyebabkan gatal di sekitar anus. Infeksi jamur seperti kandidiasis dapat memicu gatal di area genital dan anus. Fisura ani atau robekan kecil pada dinding anus juga bisa menyebabkan rasa perih dan gatal.
