
Pemerintah membagikan Indomie ke jeruji-jeruji besi, di mana para narapidana diizinkan untuk membeli mie instan, dan makanan ringan lainnya, dengan uang yang diperoleh dari melakukan pekerjaan di balik jeruji besi
Salah satunya adalah asam folat yang terkandung di dalam tepung terigu baik untuk tubuh, dan asam folat tersebut larut dalam air, sehingga apabila air rebusan dibuang, asam folat tersebut akan ikut terbuang.
4. Kurangi bumbu mie instan
Tips berikutnya agar dapat mengkonsumsi mie instan secara sehat yaitu mengurangi penggunaan bumbu mie instan yang tinggi MSG dan garam. Bumbu instan tersebut bisa digantu dengan bumbu racikan sendiri menggunakan bahan alami seperti bawang putih, kecap, saus, merica, garam, dan bumbu lainnya.
5. Tambahkan sayuran atau protein
Menambahkan nilai gizi pada mie instan dapat membuatnya lebih kaya kandungan vitamin dan mineral dari sayuran seperti wortel, kol, sawi, dan lain sebagainya.
Tambahan protein hewani juga bisa ditambahkan seperti telur, daging sapi atau daging ayam. Kemudian protein nabati yaitu kacang-kacangan seperti tempe atau tahu.
6. Tidak mengonsumsi mie bersamaan dengan nasi
Mie merupakan sumber karbohidat, sehinhga sebaiknya tidak menambahkan nasi ke dalam mie untuk dimakan bersama.
Dengan kata lain, makan mie dengan nasi dapat meningkatkan jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh sehingga asupan tubuh menjadi berlebihan.
7. Batasi konsumsi mie instan
Banyaknya bahan perasa dan pengawet yang digunakan pada mie instan menjadi pertimbangan untuk tidak makan mie terlalu sering.
Hal tersebut dilakukan, agar dapat terhindar dari risiko penyakit dan dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Dikutip dari The Straits Times, Profesor dari Harvard dan ahli diet Mount Elizabeth Hospital, Seow Vi Vien menjelaskan batas makan mi instan dalam seminggu adalah satu sampai dua kali.
Demikian 7 tips makan mie instan secara sehat. Jangan khawatir mengonsumsi mie instan. Sebab telah terdaftar di BPOM dan halal.
Hanya saja memang perlu diperhatikan untuk tidak makan mie secara rutin karena kandungan penyedap serta pengawet di dalamnya bisa berbahaya bagi tubuh jika melebihi batas maksimal.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
