
Ilustrasi pengambilan sampel darah / sumber: theconversation.com
JawaPos.com – Terapi Fashdu adalah salah satu pengobatan alternatif yang terkenal dalam Islam. Dipercayai bahwa ini pengobatan yang direkomendasikan oleh Nabi Muhammad.
Terapi Fashdu berasal dari kata Al-Fashdu yang berarti darah yang kehilangan kandungan oksigennya atau sering disebut sebagai darah kotor.
Meskipun terapi ini diyakini dapat mengurangi kadar kolesterol, asam urat, gula darah, tekanan darah tinggi, dan zat berbahaya lainnya dalam tubuh, keamanan terapi ini masih memerlukan penelitian medis lebih lanjut.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI pada Sabtu (18/11), terapi Fashdu yang melibatkan prosedur memasukkan jarum infus ke dalam pembuluh darah seharusnya dijalankan oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi.
Dalam terapi ini, darah dikeluarkan dari pembuluh darah pada titik-titik tertentu.
Berbeda dengan praktik medis, terapi ini merupakan pengobatan alternatif yang tidak melibatkan obat atau bahan kimia.
Meski begitu, denyut nadi pasien diuji terlebih dahulu untuk memastikan keamanan terapi.
Cara melaksanakan terapi ini mirip dengan prosedur pengambilan darah atau donor darah dengan memasukkan jarum infus ke dalam pembuluh darah pada titik tertentu.
Jarum infus harus steril sebelum digunakan, dan jika diperlukan, sayatan pada kulit dapat dilakukan.
Terapi Fashdu bertujuan menghilangkan penyumbatan dan racun dalam pembuluh darah, serupa dengan terapi bekam, namun dengan pengeluaran darah langsung melalui pembuluh darah besar.
Kementerian Kesehatan akan melakukan penelaahan dan pengkajian lebih lanjut bersama stakeholder terkait mengenai metode pengobatan Al Fashdu.
Meski belum ada pernyataan dari Kemenkes yang menyatakan keamanan terapi ini, perlu waspada terhadap kemungkinan efek samping.
Dikutip dari Cureus pada Sabtu (18/11), terdapat laporan kasus pertama yang melibatkan infeksi Staphylococcus aureus (MSSA) dan disebarluaskan dengan artritis septik pada pergelangan kaki setelah terapi Fashdu pada pasien remaja.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun tiba di Unit Gawat Darurat (UGD) dengan keluhan pembengkakan dan rasa sakit pada ekstremitas kanan bawah selama tiga minggu.
Kejadian ini dimulai ketika dia mengalami keseleo pergelangan kaki kanan tiga minggu sebelumnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
