
Petugas kesehatan menyosialisasikan penyakit cacar monyet kepada masyarakat di Puskesmas Kedaung, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/11)..Antara/Sulthony Hasanuddin
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyatakan bahwa vaksin untuk cacar monyet atau mpox sangat terbatas dan mahal.
Maka dari itu, Kemenkes meminta masyarakat sadar diri untuk melakukan pencegahan, salah satunya adalah dengan tidak melakukan hubungan seks berisiko.
"Karena saat ini vaksin sangat terbatas dan cukup mahal, cara terbaik adalah menghindari praktik seks berisiko apalagi kalau mengetahui pasangan seks kita memiliki gejala mpox, jangan melakukan hubungan seks dan segera isolasi," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, Senin (13/11) seperti dikutip dari Antara.
Siti menjelaskan yang dimaksud kelompok berisiko tersebut adalah orang yang suka berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seks dan juga pasangan seks sesama jenis.
Namun umumnya, kasus cacar monyet menjangkit orang yang melakukan hubungan seks sesama jenis.
Dia menambahkan apabila masyarakat melihat atau merasakan gejala mpox dapat segera melakukan isolasi. Selain itu, orang yang memiliki risiko harus segera mendapatkan vaksinasi.
"Kalau kita ada gejala mpox segera lapor ke fasilitas kesehatan dan lakukan isolasi. Untuk yang beresiko perlu segera mendapatkan vaksinasi," kata dia.
Siti juga memperingatkan bahwa cacar monyet bisa menyebar ke provinsi lain karena penyakit ini tergolong penyakit menular.
Namun, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena penularan mpox sangat lambat, sehingga tidak sampai menjadi pandemi seperti COVID-19.
"Penyakit ini penularan sangat lambat kalau dibandingkan dengan COVID-19 karena penularan melalui kontak baik kontak langsung maupun kontak tidak langsung," ujarnya.
Sementara itu, Kemenkes mencatat hingga Jumat (10/11), kasus mpox di Indonesia bertambah menjadi 42 kasus yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Laporan Kemenkes tersebut menunjukkan kasus konfirmasi mpox umumnya dialami kelompok masyarakat berorientasi seksual sesama jenis dari kaum laki-laki dengan kondisi penyerta HIV dan sifilis.
Gejala cacar monyet biasanya diawali nyeri pada kepala, dan diikuti demam lebih dari 38 derajat celcius serta nyeri tenggorokan.
Selain itu, penderita mengalami pembesaran kelenjar getah bening, diikuti munculnya ruam setelah satu atau tiga hari.
Bentuk ruam berupa ruam merah yang jumlahnya sedikit, namun tersebar secara regional, misalnya di area lengan, kemudian ada di area genital, tungkai dan lainnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
