Ilustrasi nasi goreng. (Istimewa)
JawaPos.com – Sejak tahun 1965, Eropa telah mengalami banyak wabah penyakit bawaan makanan yang berhubungan dengan keracunan makanan atau penyakit yang disebabkan oleh konsumsi susu, es krim, ikan, daging, dan unggas yang dimasak, serta sup dengan daging dan sayuran.
Istilah ‘Sindrom Nasi Goreng’ berasal dari kasus pertama yang dilaporkan mengenai kontaminasi bakteri Bacillus cereus pada hidangan nasi goreng di sebuah restoran Cina.
Hidangan nasi, merupakan makanan pokok yang popular di negara-negara Asia dan Eropa, seperti Cina, Taiwan, Malaysia, Singapura, Thailand, Indonesia, Korea Selatan, dan lainnya.
Baca Juga: Kembali Ramai di TikTok, Seorang Pemuda Mengalami Kematian Tragis Akibat ‘Sindrom Nasi Goreng’
Nasi terkadang dimasak terlebih dahulu dan kemudian dibiarkan dingin pada suhu ruang selama berjam-jam atau bahkan semalaman.
Waktu penahanan yang lama pada suhu ruangan tersebut memberikan banyak waktu bagi bakteri Bacillus cereus untuk mengontaminasi beras dan berkembang biak dalam jumlah besar.
Bacillus cereus memiliki sesuatu yang tidak dimiliki bakteri lain yaitu dapat membentuk spora yang juga banyak ditemukan di tanah dan lingkungan.
Jika terkontaminasi bakteri ini, dapat menghasilkan racun yang menyebabkan keracunan makanan.
Bakteri Bacillus cereus merupakan agen penyebab ‘Sindrom Nasi Goreng’ yang mengontaminasi makanan bertepung dan makanan kaya protein.
Dampak dari bakteri Bacillus cereus dapat menyebabkan muntah, dan diare atau menyebabkan penyakit gastrointestinal.
Selain itu, racun yang dihasilkan bakteri Bacillus cereus dalam makanan bertepung tahan terhadap panas dan tidak mudah rusak saat dimasak, meskipun nasi goreng dihangatkan kembali.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
