Ilustrasi – Memanasi makanan (Pexels).
JawaPos.Com - Memanaskan kembali makanan merupakan suatu hal yang wajar. Namun, memang perlu diperhatikan beberapa aturan mengenai makanan apa saja yang tidak boleh dipanaskan dan cara menjaga kualitas makanan tersebut.
Dalam suatu kasus, ada seorang remaja berusia 20 tahun di Brussels, Belgia, meninggal dunia setelah dirinya memakan pasta yang dipanaskan.
Kasus ini sebenarnya terjadi di 2008, namun kembali ramai dibahas di sosial media TikTok belakangan ini.
Kasus yang dikenal dengan “Sindrom Nasi Goreng” ini mengacu pada keracunan makanan akibat bakteri bacillus cereus.
Bakteri tersebut muncul pada makanan yang dipanaskan setelah dibiarkan terlalu lama pada suhu ruangan.
Begitu pula yang terjadi pada kasus ini, remaja berinisial AJ tersebut telah memasak pasta yang kemudian sengaja dia tinggalkan lima hari pada suhu kamar di dapurnya.
Setelah jeda lima hari, AJ kemudian memanaskan kembali pasta dan memakannya. selesai makan AJ lalu keluar rumah untuk bermain, 30 menit kemudian dia kembali ke rumah dengan merasakan sakit kepala, mual, dan sakit perut.
Kondisinya semakin memburuk setelah dia mulai mengalami muntah-muntah. AJ saat itu memutuskan untuk langsung pergi tidur sekitar tengah malam.
Keesokan paginya orang tua AJ pergi ke kamarnya, berniat untuk membangunkan AJ karena akan pergi ke sekolah, namun saat memeriksa kamar tersebut orang tua AJ terkejut menemukan bahwa anaknya telah meninggal.
Dalam hasil otopsi dokter mengungkapkan bahwa remaja tersebut menderita nekrosis hati sentrilobular sedang, yang dapat menghentikan fungsi organnya.
"Spaghetti telah disimpan pada suhu kamar selama beberapa hari. Hal ini memungkinkan bakteri Bacillus cereus tumbuh hingga konsentrasi yang sangat tinggi dan menghasilkan konsentrasi racun yang tinggi dalam pasta dan kemungkinan besar menyebabkan hasil yang fatal," kata laporan otopsi.
Laporan tersebut juga mengatakan bahwa menyimpan makanan pada suhu kamar selama berhari-hari terbukti berakibat fatal dan menimbulkan racun.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
