Ilustrasi cacar monyet dan pasien dalam perawatan cacar monyet oleh tim medis.
JawaPos.com – Cacar monyet atau monkeypox merupakan salah satu penyakit yang menular melalui kontak erat dengan virus. Dokter dokter spesialis kulit dan kelamin (SPKK) menganjurkan cara mencegah penularan cacar monyet salah satunya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Hal itu disampaikan oleh dokter SPKK, dr. Ni Luh Putu Pitawati, Sp.KK dalam talkshow “Berbeda dengan Cacar Air, Begini Gejala Monkeypox” yang ditayangkan di Live Instagram Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Rabu (1/11).
Dalam acara bincang-bincang tersebut, dokter SPKK itu menyampaikan bahwa cacar monyet merupakan penyakit yang awalnya ditularkan oleh hewan melalui virus monkeypox.
Kemudian, virus tersebut ditularkan dari kawanan kera ke manusia, hingga dalam perkembangannya, muncul kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.
Penularan cacar monyet biasanya terjadi melalui kontak erat dengan virus. Penularan bisa misalnya terjadi karena skin to skin contact, dekat dengan pasien yang terkonfirmasi cacar monyet, atau dari wajah ke kulit pasien.
“Intinya adalah terjadi kontak erat antara lesi atau kelainan kulit pasien dengan orang lain, di mana orang lain itu harus terdapat luka di kulitnya juga sehingga bisa menjadi jalur penularan virus tersebut,” tutur dr. Ni Luh Putu Pitawati.
Di Indonesia, kasus cacar monyet pun telah ditemukan. Dikutip dari Antara, Kemenkes RI melaporkan terdapat 27 kasus cacar monyet per 31 Oktober 2023.
Dengan ditemukannya kasus cacar monyet di Indonesia, untuk menekan peningkatan kasus tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu mencegah penularan cacar monyet.
dr. Ni Luh Putu juga mengungkapkan, cara mencegah penularan cacar monyet yaitu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Untuk pencegahan (cacar monyet), kita harus melakukan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata dokter itu.
Perilaku hidup bersih dan sehat tersebut di antaranya dengan membiasakan mencuci tangan. Lalu jika sudah dari luar, terutama dari kerumunan, perlu mandi yang bersih.
Selain itu, dokter SPKK itu juga menganjurkan menggunakan masker jika sedang di tempat umum yang sangat padat orang. Hal itu karena adanya laporan penularan cacar atau penyakit menular lain melalui droplet.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
