
Photo
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan terus mengejar pemenuhan alat kesehatan secara bertahap di seluruh fasilitas kesehatan. Ditargetkan sebanyak 50 persen kabupaten atau kota memiliki alat kesehatan lengkap untuk 4 penyakit katastropik.
Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril menjelaskan alat kesehatan yang dipenuhi di antaranya untuk beberapa penyakit. Misalnya pengobatan jantung dan stroke antara lain Echocardiography, CT-Scan, Cath lab, Set Kamar OK, IABP, Rotablator, IVUS-FFR, MRI, Mikroskop Neuro, Heart Lung Machine, dan OCT. Sementara untuk kanker terdiri dari Mammography, SPECT CT, Flowcytometer, IHK, Bronchoscopy, Brachiterapy, CUSA, LINAC, PET-CT, CT Simulator.
Ada pula alat kesehatan untuk uronefrologi adalah Set endourology, ESWL, C-Am, USG Doppler, Video Urodynamic, Laser Holmium, Automated Peritoneal Dialysis, PCNL, URS, dan Tissue typing. Selain itu, Syahril melanjutkan, pemerintah juga akan melengkapi alat kesehatan untuk kesehatan ibu dan anak, berupa mesin Anestesi, Patient Monitor, Ventilator, USG Fetomaternal, Inkubator Bayi, MALDI Tofs, Laser Ablation, HFOV, Mesin Nitrit Oxide, HFOT, dan HFNC.
Jarum Suntik jadi Kebutuhan
Guna lebih memperluas jangkauan distribusi produk alat kesehatan (alkes) ke seluruh wilayah Indonesia, produsen jarum suntik PT Oneject Indonesia (OJI) dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menandatangani kesepakatan kerjasama antara PT Oneject Indonesia dan PT Itama Ranoraya Tbk dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT).
Direktur Utama PT Oneject Indonesia (OJI) Jahja Tear Tjahjana mengatakan kerjasama distribusi yang disepakati diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses bagi para tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh pelosok di Indonesia.Dengan demikian masyarakat yang membutuhkan akses untuk mendapatkan produk jarum suntik pintar (smart syringe) yang aman, berkualitas, akan segera dapat terpenuhi.
"Kami berharap perluasan pasar melalui kerjasama ini, akan menjangkau seluruh lokasi strategis, terutama di wilayah atau daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) dengan seluruh aspek yang terdapat di Indonesia," kata Jahja kepada wartawan baru-baru ini.
Jahja menekankan produksi jarum suntik akan memenuhi permintaan pasar yang semakin luas. Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) Heru Firdausi Syarif berharap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, juga dapat segera terpenuhi hak-haknya melalui jaminan produk alat suntik yang nyaman dan terpercaya.
Ia mendorong bangkitnya kemampuan produk dalam negeri yang dapat diandalkan.
Hal senada diungkapkan Presiden Direktur PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) Jos Iwan Atmadjaja. Jarum suntik berteknologi tinggi yang baik memiliki reputasi oleh organisasi dunia Unicef (United Nations International Children’s Emergency Fund).

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
