
Ilustrasi pengukuran tekanan darah. Shutterstock/Adheamir/Antara
JawaPos.com - Berapa tekanan darah Anda? Tekanan darah yang tinggi dapat berujung pada penyakit berbahaya seperti jantung dan stroke. Apalagi seiring bertambahnya usia, mulai usia 40 tahun tekanan darah seseorang bisa lebih tinggi pada malam hari.
Sebuah studi Universitas Oxford menemukan bahwa 1 dari setiap 8 orang mengalami hipertensi pada malam hari, yang mungkin terlewatkan oleh pemeriksaan siang hari. Orang berusia 40 hingga 75 tahun menjadi fokus penelitian seperti dilansir dari Science Times, Senin (26/9).
Menurut Daily Mail, tekanan darah pada orang sehat biasanya turun pada malam hari saat tubuh relaks dan bersiap untuk tidur. Namun, peneliti dari Universitas Oxford menemukan bahwa 15 persen orang mengalami efek sebaliknya.
Penulis utama studi Profesor Lionel Tarassenko mengatakan bahwa pengukuran tekanan darah siang hari tidak cukup. Dia mengatakan bahwa selama periode 24 jam, tekanan darah mengikuti pola siklus.
Berdasar itu, disarankan untuk kembali mengukur tekanan darah saat malam hari. Penelitian terbaru ini dipublikasikan di British Journal of General Practice.
Sebagian besar orang tua polanya terbalik. Dalam kebanyakan kasus, orang tua mungkin sudah memiliki penyakit ginjal atau diabetes. Maka tekanan darah naik di malam hari dan kemudian turun saat bangun tidur.
Dia menjelaskan bahwa kondisi ini dinamakan reverse dippers. Umumnya memiliki tekanan darah terendah di siang hari. Dalam skenario ini, pemantauan siang hari di rumah akan memberi mereka hasil yang keliru.
Metode Penelitian
Sekitar 21 ribu pasien dari 28 praktik dan empat rumah sakit di daerah Oxford berpartisipasi dalam penelitian ini. Para peneliti menemukan hampir setengah (49 persen) pasien yang dirawat di rumah sakit dikategorikan sebagai orang yang tidak mau minum obat.
Sekitar 15 persen peserta komunitas mengalami tekanan darah tinggi pada malam hari. Satu dari setiap tiga reverse dippers memiliki setidaknya satu riwayat penyakit kardiovaskular di kedua rumah sakit dan kelompok pasien masyarakat.
Kesimpulan
GP Laura Armitage, seorang peneliti di Nuffield Department of Primary Care Health Sciences di University of Oxford, mengatakan bahwa penelitian mereka menunjukkan bahwa mengukur tekanan darah di malam hari dapat membantu mengidentifikasi 1 dari setiap 8 orang dewasa yang memiliki hipertensi yang tidak terdiagnosis. Maka pengukuran saat malam hari dinilai lebih akurat.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
