Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Juli 2021 | 15.01 WIB

Peneliti Sebut Vaksin Covid-19 Bermanfaat Kurangi Sakit Parah

Petugas medis saat mendatangi rumah warga untuk menyuntikkan vaksin Covid secara door to door di kawasan Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).  Metode vaksinasi Covid-19 secara door to door yang digunakan beberapa negara ini mampu meningkatkan partisipasi - Image

Petugas medis saat mendatangi rumah warga untuk menyuntikkan vaksin Covid secara door to door di kawasan Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Metode vaksinasi Covid-19 secara door to door yang digunakan beberapa negara ini mampu meningkatkan partisipasi

JawaPos.com - Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Budiman Bela mengatakan vaksin Covid-19 bermanfaat untuk mengurangi angka kesakitan dan angka kematian.

"Yang jelas vaksin itu bisa mengurangi terjadinya sakit yang parah, dan bisa mengurangi terjadinya kematian," ujar Budiman yang merupakan Ketua Tim Pengembangan Vaksin Merah Putih Universitas Indonesia kepada ANTARA.

Budiman menjelaskan, vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh akan bekerja mempersiapkan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi Covid-19 sehingga ketika virus Korona masuk, maka tubuh sudah mempunyai sistem kekebalan untuk melawan.

Selain itu, Budiman menuturkan meski orang yang sudah divaksinasi dengan vaksin Covid-19 masih berpeluang menyebarkan virus tapi tentu tidak selama periode menyebarkan virus oleh orang yang belum divaksin.

"Kalau orang yang belum divaksin itu, kecenderungannya akan relatif lebih lama periode menyebarkan virus di tubuhnya karena respons imunnya tidak cepat muncul," tuturnya.

Budiman mengatakan ada beberapa macam isi dari vaksin Covid-19 yang ada antara lain pertama mengandung virus lengkap yang sudah dimatikan. Kedua mengandung sebagian dari protein virus atau komponen virus yang bisa menimbulkan reaksi kekebalan terhadap virus, dan ketiga mengandung materi genetik dari virus itu.

"Karena protein virus kan dianggap sebagai benda asing, tubuh kita akan bereaksi menimbulkan kekebalan, dan kekebalan inilah yang bisa melindungi kita kalau sewaktu-waktu kita terinfeksi virus," ujarnya.

Budiman menuturkan vaksin Covid-19 yang diberikan ke masyarakat sudah melalui pengujian-pengujian untuk memastikan keamanan dan efikasinya. Selain itu, vaksin tersebut juga harus sudah mendapatkan izin untuk penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA).

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore