
PERLU ISTIRAHAT: Menggunakan gadget sebelum tidur bisa mengganggu proses tidur itu sendiri. Hasilnya, tidur bisa tidak berkualitas. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 bukan halangan untuk tetap produktif dan kreatif. Pendiri Komunitas PRAKARDUS, Muhammad Luqman Baehaqi menyatakan, aktivitas yang saat ini banyak dilakukan di rumah bisa dimanfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga, terutama memberikan waktu lebih kepada anak-anak, menemani dalam masa tumbuh kembangnya.
“Awalnya berkreasi dengan kardus ini sebagai solusi untuk memberi kegiatan sekaligus hiburan pada anak. Karena rumah kami jauh dari pusat hiburan dan pusat perbelanjaan," kata Luqman dalam keterangannya, Minggu (13/12).
"Kemudian kegiatan kami pun diminati banyak orang, sehingga berlanjut memberi workshop tiap akhir minggu," sambungnya.
Dalam proses menjadi kreatif, lanjut Luqman, orang tua dan anak tidak perlu berpikir terlalu jauh tentang bagaimana hasil akhirnya nanti, tapi fokus untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.
“Saya sebenarnya lebih senang mengatakan, bahwa ketika kita tahu alasan untuk melakukan sesuatu, anak-anak juga turut merasakan apa yang kita rasakan. Ini lebih baik daripada, sekadar mencari tahu apa yang harus kita lakukan”, ucap Luqman.
Sementara itu, Psikolog Anak dan Pendidikan, Elizabeth Santosa mengungkapkan, kreativitas adalah salah satu kemampuan manusia yang sudah ada dalam diri untuk bisa digunakan dalam mencari jalan keluar.
“Jadi kalau saya bisa katakan, kreatif itu hubungannya dengan solusi, mencari jalan keluar, proses membuat keputusan. Bukan selalu tentang menghasilkan prakarya saja," ujar Elizabeth.
Dia menyebut, kreativitas biasanya muncul dalam masa sulit. Sehingga diharapkan banyak muncul kreativitas saat masa pandemi ini.
Baca juga: Pemda Diminta Optimalkan 3M dan 3T untuk Cegah Penularan Covid-19
“Biasanya pada saat kita dalam kondisi adem ayem, enak, atau nyaman kreativitas jarang muncul. Namun kreativitas akan muncul kalau dalam keadaan kepepet. Idealnya, pada masa gelap seperti masa pandemi ini harusnya banyak kreativitas yang muncul,” ungkapnya.
Elizabeth Santosa juga berpesan kepada orang tua, agar di masa pandemi ini jangan memberikan terlalu banyak fasilitas gadget agar menstimulus kreativitas anak-anak.
“Biarkan mereka berpikir. Seperti yang dilakukan pak Luqman Baehaqi. Kasih kardus atau spidol, terserah nanti itu mau jadi apa. Nanti kalau anak-anak menyerah, baru kita ajak untuk bikin sesuatu bersama-sama," beber Elizabeth.
"Tapi, kalau selalu dibantu, dan diberikan terlalu banyak fasilitas, kemampuan kreativitasnya tidak berkembang, tidak terstimulasi, harus ada sesuatu yang menstimulus," terangnya.
Kendati demikian, protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak merupakan suatu keharusan untuk mencegah penularan Covid-19. Dia pun mengharapkan, pada 2021 nanti vaksi Covid-19 segera hadir untuk mengakhiri pandemi Covid-19.
"Jadi, buat semua orang tua, dalam masa pandemi ini, kita berharap vaksin segera ada di tahun 2021. Bertahan lebih lama lagi di rumah untuk anak-anak kita. Gunakan waktu selama pandemi ini sebaik-baiknya untuk keluarga kita," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=hmxz8hTfIuA

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
