
Ilustrasi seorang anak melihat tayangan di gadget didampingi orang tuanya. (Freepik)
JawaPos.com - Memiliki gadget pribadi kini menjadi keinginan banyak anak, bahkan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, apakah ada usia ideal bagi anak untuk memiliki ponsel atau tablet sendiri?
Dalam momentum Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, para ahli mengingatkan bahwa keputusan memberikan gadget kepada anak tidak boleh didasarkan pada tren atau tekanan lingkungan.
Kematangan anak dan kesiapan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab justru menjadi faktor yang lebih penting.
Psikolog Klinis Anak dan Remaja Universitas Indonesia (UI), Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan tidak ada patokan usia yang berlaku sama untuk setiap anak dalam memiliki gadget pribadi.
"Tidak ada patokan usia yang sama untuk memiliki gadget pribadi. Pertimbangannya adalah kebutuhan, kematangan, kemampuan mengikuti aturan dan keterbukaan anak kepada orang tua," ujar Vera.
Menurut Vera, orang tua perlu melihat apakah anak benar-benar mampu mengendalikan penggunaan gadget sebelum memutuskan memberikannya perangkat pribadi.
Ia menjelaskan, anak dapat dikatakan siap apabila mampu berhenti menggunakan gadget ketika waktu yang disepakati telah habis. Selain itu, anak juga harus mampu menjaga perangkat yang dimiliki dan berani bercerita kepada orang tua apabila menemukan konten atau percakapan yang membuatnya tidak nyaman.
"Anak dapat dikatakan siap jika dia mampu berhenti saat waktunya selesai, menjaga barang dan melapor ketika menemukan konten atau percakapan yang membuatnya tidak nyaman," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
